Senin Pekan Biasa XXVIII, 16 Oktober 2017


Rom 1: 1-7 + Mzm 98 + Luk 11: 29-32

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo! Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"

 

 

Meditatio

Pada suatu kali ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: 'angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini'. Yesus menegaskan, bahwa orang-orang pada jamanNya adalah angkatan yang jahat, sebab mereka tidak percaya kepada Anak Manusia. Ketidakpercayaan mereka ungkapkan dengan  meminta tanda bahwa Dia adalah Yang diutusNya. Di satu pihak, Yesus tidak akan memberi tanda, selain tanda nabi Yunus, tetapi sekaligus Dia menjadi Tanda. KeserupaanNya tidak lain dan tidak bukan adalah tinggalNya anak manusia dalam perut bumi selama tiga hari tiga malam sebagaimana Yunus berada dalam perut ikan selama tiga hari.

'Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan dan orang-orang Niniwe itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini, dan mereka akan menghukum angkatan ini. Ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo; dan orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus. Sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo ataupun Yunus!'. Pertanyaan menarik adalah, mengapa mereka lebih terpesona pada Salomo dan Yunus daripada kepada Yesus, Anak Manusia yang diutus Bapa di surga? Bukankah Dia adalah Mesias, Putera Allah yang hidup? Apakah hikmat Salomo lebih menarik dari pengajaran Yesus yang penuh kuasa dan wibawa itu? Apakah hukuman yang disampaikan Yunus itu lebih ditakuti oleh banyak orang daripada kabar sukacita yang dibawa Yesus?

'Kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus. Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus', tegas Paulus kepada kita semua sebagaimana tersurat dalam surat kepada umat di Roma (1: 1-7). Kalau kita adalah orang-orang milik Kristus, dan pelbagai karunia dan damaiNya diberikan di dalam Dia, tentunya kita semakin tertarik dan terpesona hanya kepada Kristus. Dia yang telah dinubuatkan dan dinanti-nantikan para Nabi boleh kita rasakan kehadiranNya.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, mampukan kami untuk mengenali Engkau sebagai satu-satunya Penyelamat bukan melalui peristiwa spektakuler, tetapi lewat hal-hal kecil dan sederhana di mana Engkau selalu hadir mendampingi kami. Amin

 

Contemplatio

'Sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo ataupun Yunus!'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening