Kamis Pekan Biasa XXXI,9 November 2017

Yeh.47: 1-2,8-9,12 + Mzm 46 + Yoh 2: 13-22


Lectio

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem; dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.


Meditatio

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Mengapa dan apakah harus mereka datang untuk merayakan di Yerusalem? Menurut hukum Yahudi adalah keharusan bagi setiap laki-laki dewasa yang tinggal 20km dari Yerusalem untuk merayakan Paskah di Yerusalem. Ketika di Yerusalemu dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Apakah keberadaan pedagang-pedagang tersebut dikarenakan persembahan yang diwajibkan bagi mereka yang datang? Ya benar. Agar mereka tidak repot membawa hewan kurban dari tempat tinggalnya? Ya benar. Dan juga keberadaan para penukar uang itu untuk memudahkan mereka yang membawa mata uang yang berbeda, karena mereka datang dari berbagai penjuru. Lagi pula untuk membayar pajak di Bait Allah yang berlaku adalah uang shekel Galilea. Di satu pihak keberadaan mereka membantu para peziarah, tetapi dipihak lain terjadi pemerasan dan pemaksaaan dalam jual beli hewan-hewan kurban tersebut dengan harga yang sesukanya.

Alasan itulah yang sepertinya membuat Yesus marah. Maka Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Yesus menjadi marah, karena bait suci dijadikan tempat pemerasan, terutama terhadap orang-orang miskin yang ingin merayakan pesta Paskah di situ. Para peziarah yang membawa sendiri hewan persembahan harus diperiksa dulu oleh tim pemeriksa yang telah ditunjuk dengan membayar biaya yang cukup tinggi. Hewan-hewan yang dipersembahkan harus tidak bercacat cela. Sehingga para peziarah kesulitan dan terpaksa harus membeli hewan persembahan yang dijual di situ karena alasan-alasan di atas. Yesus melihat terjadi ketidak adilan sosial yang sangat mencolok yang di atas namakan dengan agama.

Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Apa yang tertulis dalam Mazmur 69:9 yang menunjuk pada Mesias, yang meyakinkan para murid, bahwa inilah Dia Mesias yang telah datang. KedatanganNya akan dibakar karena cintaNya pada rumah Allah. Aku datang membawa api, dan Aku mengharapkan api itu terus menyala.

Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Bagi orang Yahudi seorang Mesias itu akan menunjukkan hal-hal yang luar biasa. Mengapa malahan Orang satu ini yang menganggap diri Mesia marah dan mengobrak-abrik tatanan yang sudah ada dan tertata rapi? Bukankah Mesias itu membawa damai?

Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Gemparlah mereka dengan penyataan yang tidak logis itu. Mana mungkin bisa terjadi? Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Apa yang dimaksudkan Yesus dengan mendirikan bait Allah dalam 3 hari rupanya tidak dapat dimengerti oleh orang-orang Yahudi. Yesus menyampaikan pesan, bahwa diriNyalah yang akan menjadi korban penebus bagi umat manusia yang wafat dan pada hari ketiga akan dibangkitkan. Yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus. Apa yang Yesus katakan tidak dimengerti pada saat itu, tetapi baru dimengerti setelah kebangkitanNya. Mereka percaya karena tanda-tanda yang telah dibuatNya. Dengan wafat dan kebangkitanNya itulah yang menyelamatkan seluruh umat manusia yang percaya dan menerima Dia. Seperti yang tertulis dalam kitab Yehezkiel 47:10,12; 'ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat'. Rahmat dan berkat Kristus Tuhan melimpah ke seluruh kehidupan. Mereka yang mengamini sabda dan kehendakNya menikmati anugerah itu dengan indahnya.


Oratio

Ya Tuhan Yesus, bersihkanlah hati dan budi kami dari segala kelemahan dan kesalahan, agar siap menyambut kehadiranMu yang menyelamatkan. Amin


Contemplatio

'Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku'.




Gunawan O.Carm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening