Peringatan Mulia Arwah Semua Orang Beriman, 2 November 2017

2Mak 12: 43-46 + 1Kor 15: 12-34 + Yoh 3: 37-40

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda: 'semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman'.

 

 

Meditatio

'Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang', tegas Yesus. Yang diberikan Bapa kepada Yesus adalah mereka yang merindukan keselamatan, dan sang Keselamatan itu sendiri tidak akan menolaknya. Mengapa? 'Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku', tegas Yesus. Anak manusia tidak melakukan yang lain; Dia hanya melakukan segala yang dikehendaki Bapa, yakni 'supaya Kubangkitkan pada akhir zaman'. Yesus datang hanya untuk menyelamatkan seluruh umat manusia, sebagaimana arti nama Yesus adalah Allah menyelamatkan. Kebangkitan akan dinikmati setiap orang guna mengakhiri kematian yang akan berkepanjangan. Kematian dihentikan dan diubah menjadi kehidupan, karena memang itulah 'kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal'.

Dengan penyataanNya ini menegaskan, bahwa kebangkitan itu sungguh-sungguh dimungkinkan, dan bahkan memakna akan terjadi karena Yesus Kristus. Itulah maka Paulus menegaskan: 'sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus' (1Kor 15: 22-24). Namun Paulus tetap mengingatkan juga: 'tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya'. Semua orang yang menjadi milikNya akan diselamatkan. Namun samakah ganjaran itu diterima oleh setiap orang. Samakah ganjaran itu aku terima orang yang penuh dosa ini dengan mereka teman-temanku yang baik dan setia mendengarkan sabda Tuhan? Ganjaran keselamatan itu sama akan diterima setiap orang yang percaya akan kehidupan kekal, percaya akan Tuhan Allah sang Empunya kehidupan, tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya. Doa bagi mereka yang telah meninggal tak ubahnya sebuah usaha untuk semakin menikmati belaskasih Tuhan, agar saudara-saudara kita segera dan secepatnya menikmati kemuliaan surgawi.

Kerinduan dan pengharapan akan belaskasih Allah semata-matalah yang melandasi doa-doa kita kepada Tuhan bagi mereka yang meninggal. Itulah yang direnungkan juga oleh kitab Makabe: 'jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati. Dan bukankah 'tersedia pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh?' (Mak 12: 44-45). Doa-doa kita bagi mereka yang telah meninggal adalah 'korban penebus salah untuk mereka, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka'.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkan kami umat manusia. Kami yakin, barang siapa yang percaya akan diselamatkan dan dibangkitkan saat kedatanganMu yang kedua nanti. Maka dihari peringatan arwah mulia semua orang beriman ini, kami mau berdoa bagi mereka yang telah mendahului kami, agar merekapun segera menikmati kemuliaan surgawi. Amin

 

Contemplatio

'Kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal'.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening