Rabu Pekan Biasa XXXIV, 29 November 2017

Dan 5: 1-28 + Mzm  + Luk 21: 12-19

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

 

 

Meditatio

'Kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku', kata Yesus kepada para muridNya setelah Dia berkata-kata tentang hancurnya bait Allah yang dikagumi oleh banyak orang. Itulah resiko yang diterima para murid karena percaya dan mengikuti sang Guru. Namun juga dikenakan bagi setiap orang yang mengakui dan bangga dengan nama Yesus. Namun  'hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi'. Bukankah memang Yesus meminta para muridNya untuk berani mengakui diri sebagai murid-muridNya di depan banyak orang. Barangsiapa malu mengakui Aku di depan banyak orang, akupun juga akan enggan mengakui dia di depan para malaikatNya.

'Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu', pinta Yesus agar para muridNya memantabkan diri dan tidak kuatir dan gelisah. Mengapa? 'Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu'. Kata-kata hikmat adalah kata-kata Tuhan Allah sendiri. Semuanya itu adalah kebijaksanaan ilahi yang memang diberikan kepada setiap orang yang membiarkan diri dibimbing oleh Allah.

'Kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu'. Penegasan Yesus hendak mengingatkan, bahwa bukan saja orang yang berada di sana yang akan menyerahkan para murid, malah orang-orang yang ada dekat dengan para murid, dekat dengan diri kita. Mereka yang akan menyerahkan adalah anggota keluarga atau para sahabat kita. Benarlah apa yang pernah dikatakan Yesus, bahwasannya Dia itu membawa pertentangan di dalam keluarga. Karena Dia sang Empunya kehidupan dan kebenaran, kita akan berlawanan satu dengan lainnya.

'Beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku', tegas Yesus. Para murid, bukan saja diserahkan para penguasa dan dimasukkan dalam penjara, melainkan akan dibunuh. Bukankah Dia juga disalibkan? Bukankah Dia juga meminta para murid agar siap memanggul Salib kehidupan? 'Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang'. Sebuah penegasan, bahwasannya Tuhan Yesus akan selalu menjaga dan memperhatikan kita para muridNya. Tuhan  Yesus akan bertanggungjawab atas kehidupan orang-orang yang percaya kepadaNya.

'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu', tegas Yesus. Selain Dia akan selalu memperhatikan kita para muridNya, Yesus juga meminta agar setiap orang tetap setia dalam aneka tantangan dan rintangan. Kesetiaan pada salib kehidupan akan membawa setiap orang dimuliakan bersamaNya. Bukankah memang Yesus Tuhan dimuliakan di kayu salibNya yang kudus? Bukankah menampakkan kemuliaanNya pada salib yang dipanggulNya? Bukankah memang dari salibNya itu, Dia akan menarik semua orang kepadaNya?

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, beri kami kekuatan dan kesetiaan dalam mempertahankan kebenaran, sebab hanya dalam salibMu ada keselamatan dan kemuliaan. Teguhkanlah kami selalu ya Yesus dalam memanggul salib kehidupan kami. Amin

 

Contemplatio

'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening