Selasa Pekan Biasa XXXIV, 28 November 2017

Dan 2: 31-45 + Mzm  + Luk 21: 5-11

 

 

Lectio

Suatu hari ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: "Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan." Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?" Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

 

 

Meditatio

Banyak orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan'. Mereka bangga tentunya dengan bait Allah yang mereka miliki. Namun apakah orang menyadari keagungan bait Allah juga mampu membawa mereka untuk semakin dekat Allah? Apakah mereka semakin terdorong untuk memuji dan memuliakan Tuhan? Ketika banyak orang berbangga atas bangunan itu, berkatalah Yesus: 'apa yang kamu lihat di situ, akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'. Mengapa Yesus berkata-kata demikan? Apakah Dia mengingatkan akan kefanaan segala yang ada di dunia ini? Bukankah semuanya itu bersifat sementara, dan amat sangat bertentangan dengan aneka hal yang bersifat baka, sebagaimana Yesus selalu meminta para muridNya tidak mengandalkan kekuatan insani?

Murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: 'Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?'.  Apakah para murid sudah lupa dengan apa yang pernah dikatakan oleh Yesus tentang kehancuran Yerusalem? Apakah mereka tidak mampu menghubungkan dengan keberadaan Yerusalem? Bukankah keberadaan bait Allah yang megah itu ada di Yerusalem? Bukankah dapat segera disimpulkan kehancuran Yerusalem juga sekaligus kehancuran bait Allah?

'Waspadalah', tegas Yesus, 'supaya kamu jangan disesatkan'.  Akan adakah banyak penyesat? 'Banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka'. Bukankah Yesus sudah pernah mengingatkan bahwa kehadiran Kerajaan Allah itu  tidak didahului dengan tanda-tanda lahiriah, sebagaimana kita renungkan di hari Kamis lalu? Yesus mengingatkan kembali sepertinya, agar tidak mudah percaya kepada  mereka yang mengatakan diri Mesias. 'Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera. Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit'. Kehancuran dunia bisa saja terjadi karena memang fananya keberadaan mereka. Mereka tidak abadi. Namun semuanya tidak bisa dijadikan tanda bahwa segala-galanya telah datang saatNya, sebab memang kehadiran Dia sang Anak Manusia bukan untuk menghancurkan melainkan menyelamatkan seluruh ciptaan, terutama orang-orang yang dikasihiNya; walau tak dapat disangkal, kehadiranNya menghancurkan keserakahan dan kerakusan, sebagaimana pernah dikatakan oleh Daniel dalam menanggapi mimpi Nebukadnesar (Dan 2: 31-45), tetapi menghidup mereka yang setia kepadaNya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami begitu mudah terperangah terhadap aneka bangunan yang megah dan indah. Kami sering lupa, bahwa semuanya itu hanyalah dekorasi yang menyenangkan mata kepala kami. Ajarilah kami malah mencari segala yang membuat mata hati kami terbuka untuk menikmati kehadiranMu. Amin.

 

Contemplatio

'Apa yang kamu lihat di situ, akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'.  

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening