Minggu Pekan Adven II, 10 Desember 2017

Yes 40: 1-11 + 2Pet 3: 8-14 + Mrk 1: 1-8

 

 

Lectio

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."

 

 

Meditatio

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: 'lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya' (Yes 40: 1-11), demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: 'bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu'.

Sepertinya ada yang tidak nyambung dari ayat satu dan dua. Ayat satu inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah, tetapi tiba-tiba ayat dua berbicara tentang kutipan kitab nabi Yesaya. Adakah teks yang hilang antara ayat satu dan dua?

Markus mengingatkan akan peranan Yohanes Pembaptis yang mendahului datangNya Seseorang, sebagaimana disuratkan dalam kitab Yesaya. Yohanes benar-benar sebagai utusan yang mendahului datangNya Seseorang; dan itu juga disadari sungguh oleh Zakharia, sang ayah ketika melambungkan pujian kepada Tuhan Allah: 'engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya' (Luk 1: 76). Siapakah Dia? Tentunya Yesus Kristus Tuhan. Namun pada waktu itu, tidak disebutkan sama sekali. Yohanes berbicara tentang kehadiran Tuhan. Yohanes meminta dan meminta: 'bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu'. Pertobatan adalah sikap yang benar untuk menyambut datangNya Yesus Krisus.

Sungguh benar, datanglah kepada Yohanes orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Pewartaan Yohanes banyak didengarkan oleh orang-orang yang meinginkan keselamatan. Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

'Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku', tegas Yohanes dalam pewartaannya. Dengan jujur Yohanes mengatakan, Siapakah yang akan datang itu, dan siapakah dirinya yang rendah kecil ini. 'Membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus'. Membaptis dengan Roh Kudus berarti Dia adalah Allah sendiri, karena memang Siapakah yang mampu mengutus Roh Allah yang kudus, kalau bukan Allah sendiri.

Seperti orang-orang yang diminta bertobat oleh Yohanes  dalam menantikan kedatangan Yesus Kristus, demikianlah juga hendaknya kita dalam menantikan kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Mari 'saudara-saudaraku yang kekasih, kita harus berusaha, supaya kita kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia' (bdk. 2Pet 3: 14)

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, di masa adven ini kiranya kami dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menantikan kedatanganMu yang kedua. Agar ketika tiba waktunya, kami kedapatan tak bercacat di hadapanMu. Amin

 

Contemplatio

'Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya' .

 










Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018

Selasa XXX, 26 Oktober 2010