Sabtu Pekan Biasa XXXIV, 2 Desember 2017

Dan 7: 15-27 + Mzm + Luk 21: 34-36

 

 

Lectio

Saat itu Yesus menegaskan: 'jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia'.

 

Meditatio

'Jagalah dirimu', tegas Yersus dalam pengajaranNya kepada para muridNya, orang-orang yang dikasihiNya, 'supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Apakah hari Tuhan itu? Suatu hukuman yang tiba-tiba datang pada umat manusia? Bukan! Kedatangan Tuhan itu penuh sukacita dan pengampunan. Dia akan menjadi hukuman hanya bagi mereka yang tenggelam pesta pora dan kemewahan, yang hanya hura-hura dalam hidupnya, hanya mereka yang tidak mau mendengarkan Dia.  Hidup mereka lebih mengutamakan keduniawian, yang menjadikam mereka sebagai mangsa dunia. Mereka adalah orang-orang yang tidak taat pada sabdaNya. Hari Tuhan akan jatuh dari atas, mengagetkan banyak orang dan tak ubahnya menjaditkan hukuman atas perbuatan mereka.

'Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia'.  Yesus berpesan agar para muridNya, dan tentunya kita semua untuk hidup dalam kekudusan, senantiasa bertekun dalam doa sampai kesudahan itu. Para murid diminta untuk selalu berjaga agar kedatangan Tuhan membawa sukacita, dan bukannya kehancuran karena ketidaktaatan banyak orang yang mencari kepuasan diri. Dia yang agung dan mulia memang menuntut kesiapsiagaan diri untuk menyambutNya. Ketidakpedualian diri menyambutNya membuat seseorang tidak layak dan pantas menerimaNya. Kesiapsiagaan membuat orang penuh sukacita di hadapanNya, tetapi tidaklah demikian dengan mereka yang hanya mencari kenyamanan diri. Apa yang terjadi pada diri mereka? Di luar keselamatan, yang tidak lain dan tidak bukan adalah kebinasaan.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, dampingi kami selalu dengan Roh Kudusmu, kuatkan dan jauhkan dari segala cobaan yang dapat membinasakan kami. Beri kami kesetiaan untuk berjaga dalam doa, agar kamipun kelak kedapatan tetap teguh dalam beriman kepadaMu. Amin

 

Contemplatio

'Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening