Selasa Pekan Adven I, 5 Desember 2017

Yes 11: 1-10 + Mzm 72 + Luk 10: 21-24

 

 

Lectio

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."

 

Meditatio

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi'. Yesus mengakui, bahwa Bapa adalah Empunya seluruh ciptaan ini. Yesus hanya menyebut langit dan bumi, karena memang kemampuan orang-orang jaman itu hanya mampu melihat bumi yang datar ini dan langit yang ada di atas sana. Aku bersyukur 'karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil'. Allah membuka rahasia keselamatan tidak bagi semua, minimal untuk sementara ini, karena memang bukanlah tidak ada yang tersembunyi yang tidak akan diwartakan. Hanya orang-orang yang percaya dan mengandalkan kekuatan dari Tuhan itulah yang dapat memahami rahasia dan kehendak Tuhan Allah Bapa di surga. Allah malah secara sengaja memang membuka segala kehendaknya kepada mereka, orang-orang kecil dan sederhana ini. 'Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'.

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku'. Yesus tidak merebut segala yang dimiliki Bapa, melainkan segala milik Bapa adalah milik Putra dan milik Putra adalah milik Bapa. Bukankah memang Bapa ada dalam Anak, dan Anak ada dalam Bapa? Yesus dan Bapa adalah Satu. 'Tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu'. Simon Petrus adalah salah seorang yang pertama kalinya mengenal siapakah sang Guru yang diikutinya itu. Simon dalam mengertiNya dengan baik, karena dia membiarkan Bapa berkuasa dalam dirinya. Benarlah yang dikatakan Yesus pada waktu itu: 'berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga' (Mat 16: 17).

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: 'berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat'. Melihat apa? 'Melihat apa yang diinginkan banyak nabi dan raja, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Para murid mendapatkan kesempatan yang luar biasa menikmati segala yang telah menjadi kerinduan umat Israel semenjak Perjanjian Lama. Mereka diperkenankan melihat dan mendengar Tuhan Allah secara langsung. Dia dahulu yang jauh di sana, sekarang ini ada di depan mata mereka.

Segala yang indah dan mempesona sebagaimana digambarkan oleh Yesaya bab 11 sebenarnya dapat mereka nikmati, tetapi tidak dapat disangkal, tidak semua mata dan telinga mau melihat dan mendengar segala yang tampak di depan mata mereka. Kenapa? Karena konsep kehadiran Anak Manusia tidak sesuai dengan kenyataanNya. Dia makan dan minum sebagai pelahap. Dia bergaul dengan kaum berdosa. Dia pelanggar hari-hari Sabat. Dia tidak pernah menghormati adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang Israel. Dia pendobrak kemampanan yang dimiliki oleh kaum yang menduduki kursi Musa.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami bersyukur kepadaMu, Engkau perkenankan kami melihat dan menikmati segala anugerahMu yang indah dalam hidup ini. Kiranya kami semakin memahami kehendakMu dan menjabarkannya terhadap sesama sekitar kami. Amin

 

Contemplatio

'Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Melihat apa yang diinginkan banyak nabi dan raja, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening