Kamis Pekan Prapaskah IV, 15 Maret 2018

Kel 32: 7-14 + Mzm 106 + Yoh 5: 31-47

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda: 'kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar. Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran; tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?'.

 

Meditatio

Suatu hari Yesus bersabda: 'kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar'. Kesaksian siapa dan kesaksian apa yang dimaksudkan oleh Yesus? Kesaksian itu adalah 'segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku'. Lulusan kedokteran kalau memang dia mampu menolong orang sakit dan memberikan sukacita. Demikian segala yang dilakukan Yesus itulah yang menyatakan siapakah Dia. Bukankah hanya Tuhan Allah sang Empunya kehidupan yang mampu mengampuni dosa-dosa umat manusia? Dan Yesus melakukannya. Karena Bapa yang memberi pekerjaan kepadaNya, maka 'Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku'.

Kemungkinan banyak orang mengalami kesulitan menerima kesaksian yang dikatakan Yesus ini. Kenapa? Karena 'kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu'; walau tidak dapat disangkal untuk mengenal Bapa, setiap orang harus 'percaya kepada Dia yang diutus-Nya', sebab bukankah anak adalah dalam Bapa, dan Bapa ada dalam Anak. Bukankah Anak dan Bapa adalah Satu?

Seharusnya tidak ada penolakan terhadap Anak Manusia. Mengapa? 'Karena kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu'. Kitab-kitab suci sebatas menjadi bekal pengetahuan mereka, dan bukannya bekal kehidupan. Sepertinya mereka memandang kitab suci sebagai buku sejarah dan ilmu pengetahuan, dan tidak mau membacanya sebagai undangan untuk menikmati kebenaran yang sejati. Bukankah semua kitab suci menubuatkan tentang Al-masih, sang Mesias? Bukankah Dia datang untuk menggenapi segala yang dinubuatkan dalam Perjanjian lama?

Yesus juga mengingatkan: 'Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?'. Pengenalan akan Yesus memang tidak akan sampai selama mereka hanya mengandalkan kesaksian manusia, dan bukannya kesaksian oleh Allah. Hal itu ditampakkan mereka, bahwasannya mereka lebih taat pada aneka aturan yang diturunkan oleh nenek moyang mereka, daripada perintah-perintah Tuhan. Perintah-perintah Tuhan malah mereka abaikan dan mengajarkan aturan-aturan manusia. Itulah yang pernah ditegurkan Yesus juga kepada mereka. 'Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?'. Sekali lagi bukan ajaran Musa yang mereka utamakan, bahkan pengenalan Musa sendiri akan Mesias, melainkan segala aturan yang hanya menguntungkan mereka. Contoh konkritnya tentang aneka persembahan; biaya hidup untuk orangtua pun dimengerti mereka itu, bisa ditiadakan, bila dipakai untuk kurban persembahan. Semuanya itu bisa terjadi di antara mereka, karena 'di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah'.

 

 Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau meneguhkan kehadiranMu dengan pekerjaan-pekerjaan yang Engkau lakukan. Semoga kami juga meneguhkan  keberadaan kami masing-masing di tengah-tengah masyarakat dengan berani menjadi saluran berkat bagi sesama. Amin.

 

Contemplatio

'Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Pesta Maria mengunjungi Elizabet