Sabtu Pekan Prapaskah IV, 16 Maret 2018

Yer 11: 18-20 + Mzm 7 + Yoh 7: 40-53

 

Lectio

Suatu hari beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang." Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea! Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal." Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia. Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang berani menyentuh-Nya. Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?" Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!" Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: "Adakah kamu juga disesatkan? Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi? Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!" Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka: "Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?" Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea." Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya.

 

Meditatio

Suatu hari beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: 'Dia ini benar-benar nabi yang akan datang'; yang lain berkata: 'Ia ini Mesias'. Mereka adalah orang-orang yang kagum dan menaruh hati kepada Yesus; yang memang melihat dan merasakan kehadiran sang Mesias di tengah-tengah umatNya. Tidaklah demikian dengan mereka yang berkata-kata: 'bukan, Mesias tidak datang dari Galilea! Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal'. Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia. Kesalahan siapakah semuanya itu terjadi? Mengapa Yesus tidak menjelaskan, bahwa diriNya memang dilahirkan di Betlehem? Tidak adakan seorang umat yang hadir di situ adalah seorang gembala di Betlehem yang pernah melihat sang bayi secara kasat mata?  Mengapa tidak ada seorang ahli Taurat pun yang menemukan relasi antar ayat-ayat Kitab  Suci yang menegaskan, bahwa yang dilahirkan di Betlehem itu disebut Orang Nazaret juga? Kemanakah para murid, kemanakah Maria, tidak adakah yang siap sedia menjadi saksi-saksiNya? Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang berani menyentuh-Nya. Segala-galanya ada waktunya.

Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: 'mengapa kamu tidak membawa-Nya?'. Siapakah yang dimaksudkan dengan para penjaga? Apakah mereka itu para prajurit? Mereka sepertinya ditugaskan untuk menangkap Yesus. 'Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!'. Hebat kali Orang satu ini. Bagaimana kami berani menangkapNya, semua orang terperangah padaNya, sahut para penjaga. Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: 'adakah kamu juga disesatkan? Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi? Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!'. Sepertinya kaum Farisi telah terbagi dalam beberapa faksi dalam menghadapi sang Guru dari Nazaret. Perlukah kita mengutuk sesama, kalau memang mereka berbeda dengan kita? Kita berbeda adalah realitas.

Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, yang sepertinya menangkap percekcokan pada waktu itu, berkata kepada mereka: 'apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?'. Nikodemus berani berkata-kata tentang kebenaran. Pengalamannya akan Yesus Kristus membuat dia berani berkata-kata tentang kebenaran. Nikodemus telah menemukan Mutiara indah yang tak akan diambil daripadanya. Jawab mereka: 'apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea'. Pertanyaan yang sama juga pernah dilontarkan sendiri oleh Natanael, bahwasannya adakah sesuatu yang indah datang dari Nazaret. Orang-orang Farisi dan para pemimpim bangsa ternyata juga tidak membaca Kitab Suci secara menyeluruh. Mereka hanya mengerti secara partial.

Menjadi seorang manusia memang tidak selalu mendapatkan sambutan yang baik, sebagaimana kita tebarkan, dan itulah yang disadari sungguh oleh Yeremia semenjak semula (bab 11).

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, berilah kami hati yang bijaksana. Dengan aneka perbedaan dalam hidup ini kami tidak memandangnya sebagai hal yang membatasi karya kami, tetapi justru dalam perbedaan itu kami dapat berlaku bijak yang mampu mencerminkan kasihMu di dalamnya. Amin

 

Contemplatio

'Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?'.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018