Jumat Pekan Paskah IV, 27 April 2018

Kis 13: 26-35  +  Mzm 2  +  Yoh 14: 1-6

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'Aku berkata kepadamu: janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.  Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.  Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."  Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku".

 

Meditatio

'Aku berkata kepadamu:  janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku', tegas Yesus. Yesus meminta para muridNya untuk tidak gelisah dan bimbang. Hendaknya mereka tidak ragu-ragu, sebaliknya hendaknya yakin dan percaya kepada Allah dan kepada diriNya. Sebab bukankah Bapa dan Anak adalah Satu? Apakah mereka sebelumnya mengalami keragu-raguan atau kegelisahan, sehingga Yesus harus mengyakinkan diri mereka? Kemungkinan ada juga. Karena baru saja mereka mendengar bahwa salah seorang dari antara mereka yang makan roti bersamaNya akan mengangkat tumitnya melawan diriNya. Sepertinya ada juga kegelisahan dalam diri para muruid. 

'Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu'. Yesus membuat sebuah perbandingan yang kiranya mempermudah para muridNya mengerti situasi tempat di mana Bapa bertakhta. Ada banyak tempat tinggal.  'Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu'. Mengapa masih harus dipersiapkan? Apakah tempat Bapa itu morat-marit dan tidak teratur? Atau karena memang rumah Bapa itu tidak banyak penghuninya sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu? Atau sekedar hanya ungkapan bahwa Dia sang Anak Manusia harus pergi dahulu menghadap Bapa, sebab bukankah Dia kini sedang menjalankan tugas perutusanNya?  'Apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, ssupaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada'. Suatu kehendak yang amat baik, yakni supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Allah sendiri menghendaki agar kita semua, para muridNya, selalu berada bersamaNya. Allah menghendaki agar kita semua bersamaNya. Allah menghendaki agar kita beroleh keselamatan. Kita hidup selalu dalam hadiratNya.  

'Ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ'. Penegasan Yesus mengandaikan semua orang sudah tahu apa yang dimaksudkanNya.  Tetapi dengan cepatnya Tomas berkata kepada-Nya: 'Tuhan, kami tidak ahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?'. Kapan Yesus menceritakan adanya jalan menuju ke rumah Bapa? Sahut Yesus kepadanya: 'Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku'. Jalan yang dimaksudkan Yesus adalah diriNya sendiri. Dialah Jalan menuju rumah Bapa. Dialah Jalan untuk menikmati keselamatan. Hanya dengan percaya kepadaNya, dan mendengarkan segala sabda yang disampaikanNya orang dapat mengetahui rumah Bapa. Dialah Kebenaran, karena memang Yesus selalu menyampaikan sabda dan kehendak Bapa di surga. Dia selalu menyampaikan kebenaran dan bukan kebohongan. Dia selalu menyatakan bahwa Allah itu mengasihi umatNya, bahkan mengutus sang AnakNya yang tunggal datang ke dunia guna menyelamatkan seluruh umatNya. Dialah Hidup yang sebenarnya, karena hanya dalam Dia ada kehidupan sejati. Sebab Dialah sang Empunya kehidupan.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkaulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Ajarlah kami untuk semakin menghayati iman kepercayaan kepadaMu, agar kami dapat menikmati hidup bersamaMu selalu. Teguhkanlah kami, agar tidak mudah menoleh ke kanan atau ke kiri, bila kami menghadpi aneka kesulitan hidup. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal'. Sebuah penyataan yang mengisyaratkan bahwa Allah menghendaki semua orang berkumpul dan bersatu denganNya. Allah menghendaki kita semua beroleh selamat.

Kedua, 'Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku'. Hanya dengan percaya kepada Tuhan Allah kita beroleh selamat. Tentunya baiklah semakin kita percaya kepadaNya.








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018