Senin dalam Pekan Paskah II, 9 April 2018

Kis 4: 23-31  +  Mzm 2  +  Yoh 3: 1-8

 

 

Lectio

Ada seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."  Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."  Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"  Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.  Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.  Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."

 

Meditatio

Ada seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus. Apa maksudnya dia datang? Apakah hendak berdebat dengan Yesus? Pasti dia orang yang tahu banyak tentang kitab suci. Kenapa malam-malam datang kepada sang Guru, mengapa tidak pagi atau siang hari? Adakah negosiasi baru yang tidak ingin diketahui banyak orang? Nikodemus berkata: 'Guru, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai Guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya'. Sebuah pengakuan Nikodemus terhadap Yesus yang diutus oleh Allah, dari buah-buahnya kita mengenal pohonnya. Atau Yesus merasa bahwa Dia hendak dicobainya? Yesus pasti tahu isi hati setiap umatNya.

Melihat adanya cela untuk berkata-kata tentang kebenaran kepada orang-orang Yahudi, Yesus berkata: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah'. Dilahirkan kembali?  Kata Nikodemus kepada-Nya: 'bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?'.  Yesus menggunakan sebuah ungkapan simbolis yang benar-benar tidak dimengerti oleh Nikodemus. Sepertinya tidak ada pengajaran tentang lahir kembali dalam Kitab Suci Perjanjian Lama. Bagaimana semuanya itu bisa terjadi?  Sahut Yesus: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh'. Dilahirkan kembali berarti dilahirkan dari air dan Roh, diperbaharui dalam Roh, sebab memang setiap orang dilahirkan dalam daging dari semula. Kelahiran dalam air dan Roh adalah baptisan yang diberikan Yesus sendiri kepada setiap orang yang percaya kepadaNya. Kelahiran kembali adalah suatu pembaharuan hidup baru dalam kasih dan penyertaan Allah sendiri yang selalu hadir dalam RohNya yang kudus, dan sekaligus menjadi jaminan untuk menikmati kemuliaan surgawi.

'Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: kamu harus dilahirkan kembali.  Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh'.  Orang yang dibimbing oleh Roh berarti berani mengikuti kehendak Allah, walau secara nalar dia sendiri kurang memahami dan mengerti apa yang dikehendaki oleh Allah sendiri. Dia melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah, dan RohNya yang kudus akan selalu membimbing dan menemaninya ke mana dia melakukan kehendak Bapa. Sebab Roh itu adalah Roh Allah sendiri. Petrus bersama teman-temannya membuktikan semuanya itu. 'Ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani' (Kis 4: 31). RohNya yang kudus mengarahkan setiap orang kepada sabda dan kehendak Tuhan Allah Bapa sendiri.

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, berkat baptisanMu kami dilahirkan dan diperbaharui dalam Roh, Roh Allah sendiri yang hadir dan mendampingi kami, sehingga kami semakin berani dalam melakukan segala sesuatu yang Engkau kehendaki. Semangatilah kami untuk selalu merasakan kehadiranMu yang kudus. Amin

 

Contemplatio :

Pertama, 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah'. Dilahirkan kembali membuat seseorang tidak terikat dalam kedagingan semata; dia membiarkan diri dibimbing oleh Roh Allah, membiarkan dimiliki Allah. Betapa bahagianya orang yang dimiliki Allah.

Kedua, 'angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi; demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh'.  Orang yang dimiliki Allah, tentunya dikuasai dan dibimbing olehNya, dan bukan sebaliknya,  hendak menguasai dan membimbing Allah. Maka tentunya kita hanya dapat mengikuti apa kemauan Allah, dan bukan memaksaNya.

 










Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018