Kamis Pekan Paskah VII, 17 Mei 2018

Kis 23: 6-11 + Mzm 16 + Yoh 17: 20-26

 

 

Lectio

Suatu hari sambil menengadah ke langit, Yesus berkata: 'ya Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka'.

 

Meditatio

Suatu hari sambil menengadah ke langit, Yesus berkata: 'ya Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka', karena memang Yesus datang, bukan hanya untuk kelompok tertentu, melainkan untuk seluruh umatNya, tentunya bagi mereka yang mau menikmati kehadiranNya. Aku ingin, pertama 'supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, dan kedua supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku'.

Selain berdoa, 'Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku'. Kasih Allah tidak membedakan seorang dengan lainnya. Semuanya terjadi seperti itu, karena seluruh umat manusia adalah milikNya. Itulah yang dipraktekkan oleh Yesus sendiri, yang dalam pelayananNya, Dia membuka tangan dan menyapa setiap orang.

'Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku', sebab kita semua adalah milikNya, dan hanya di dalam Dia ada keselamatan. Menikmati keselamatan berarti 'memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan', tegas Yesus. Allah adalah Kasih.

'Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka'. Allah menghendaki seluruh ciptaanNya menikmati keselamatan. Injil pun harus diwartakan kepada seluruh makhluk, tegas Markus dalam Injilnya. Paulus terus menghayati sabdaNya itu dengan mewartakan Injil ke seluruh dunia. 'Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma' (Kis 23: 11). Suara Tuhan inilah yang terus menegaskan Paulus untuk tidak jemu-jemunya mewartakan Injil Kerajaan Allah.

  

Oratio

Ya Yesus Kristus, dampingi kami agar semakin berani dalam mewartakan Injil Kerajaan Allah, agar semakin banyak orang percaya dan menikmati keselamatan daripadaMu. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'ya Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka'. Mengapa? Karena Allah menghendaki semua orang beroleh selamat. Malah para murid diutus kepada mereka untuk mewartakan Injil Kerajaan Allah. Allah menghendaki semua orang selamat itulah yang harus kita pegang teguh. Allah tidak menghendaki kebinasaan umatNya.

Kedua, 'ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku'. Sebab hanya di dalam Dia ada keselamatan; dam menikmati keselamatan itu berarti memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.

 

 

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018

Selasa XXX, 26 Oktober 2010