Rabu Pekan Paskah VI, 9 Mei 2018

Kis 17: 22-34  +  Mzm 148  +  Yoh 16: 12-15

 

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.  Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku'.

 

Meditatio

'Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya'.  Mengapa para murid tidak bisa menerima semuanya? Mengapa Yesus tidak menyempurnakan mereka semua? Segala-galanya ada waktunya. Kehadiran Yesus dalam sejarah manusia memang tidak mau memberontak melawan hukum alam. Roh Kudus akan melanjutkan karya penyelamatanNya. Roh Kudus yang akan diutusNya adalah kehadiranNya sendiri. Itulah yang ditegaskanNya: 'tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang'.  RohNya yang kudus tidak akan berbicara dari diriNya sendiri, karena Dia adalah Roh Bapa dan Putera. Sebagaimana Yesus yang taat kepada Bapa, dan Dia hanya melakukan segala yang menjadi kehendak Dia yang mengutusNya, demikianlah Roh Kebenaran yang diutusNya itu. Roh kebenaran adalah Kehadiran Yesus sendiri yang tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu.

'Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.  Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku'. Sebab memang Bapa dan Putera adalah Satu. Segala yang disampaikan Roh itu berasal dari Bapa dan Putera, dan dalam hal inilah Dia akan mempermuliakan Allah, karena Dia seperti sang Putera hanya melakukan segala kehendak Bapa. Roh Kudus adalah kehadiran Bapa dan Putera. Dia tidak lagi dapat dilihat dan diraba, sebagaimana dilakukan Yesus di Palestina, melainkan kini Dia hadir dalam RohNya yang kudus. Barangsiapa membiarkan diri dibimbing oleh Roh Kudus, itu berarti membiarkan Bapa dan Putera tinggal dalam dirinya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kehadiranMu sendiri dalam Roh Kebenaran yang Kau kirimkan kepada kami, yang selalu taat dan melakukan kehendak Bapa, juga memampukan kami murid-muridMu senantiasa taat dan setia di dalam kebenaran. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran'. Yesus mengutus Roh Kobenaran untuk melanjutkan karya penyelamatanNya, sebab karya penebusan telah mencapai puncaknya dalam kematian dan kebangkitan Kristus, tetapi tak dapat disangkal dalam perjalanan waktu, mengingat akal budi dan kehendak bebas, setiap orang masih mampu menoleh ke kenan dan ke kiri. Pengalaman Paulus di Atena (Kis 17: 22-34) juga mengingatkan kita akan peran Roh Kudus akan kecenderungan insani setiap orang.  RohNya yang kudus akan selalu menngingatkan kebenaran yang sesungguhnya

Kedua, 'Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.  Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku'. Inilah kesaskisan Yesus tentang Allah Tritunggal yang Mahakudus.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018