Rabu Pekan Biasa XIV, 11 Juli 2018

Hos 10: 1-8 + Mzm 105 + Mat 10: 1-7



Lectio

Yesus memanggil kedua belas muridNya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.  Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.  Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: 'janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.  Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.

 
Meditatio

Yesus memanggil kedua belas muridNya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.  Itulah kuasa yang diberikan Yesus kepada keduabelas muridNya. Mereka mempunyai power dalam penggembalaan bersama Yesus. Yesus hanya memilih duabelas orang sepertinya melanjutkan keduabelas suku Israel. Mereka diberi kuasa yang begitu dahsyat, agar mereka dapat melakukan pekerjaan yang telah dikerjakan Yesus selama ini, 'bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar' (bdk. Yoh 14:12). Yesus memberi mereka kuasa, agar mereka mampu berperan serta.

'Inilah nama kedua belas rasul itu: pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia'. Mengapa Yesus memilih mereka dan bukan orang lain? Itulah kemauan dan kehendak Tuhan sendiri. Kita sulit mengertinya. Ini perlu kita pertanyakan, karena ada banyak orang lain yang sepertinya lebih baik dan pandai, dan lebih suci dari mereka. Ada Yudas Iskariot. Mengapa Yesus memilih dia? Bukankah Yesus tahu, bahwa dia akan menyerahkan diriNya? Ada Matius si pemungut cukai? Petrus yang keras kepala. Yohanes dan Yakobus yang meminta kedudukan. Yesus menerima apa adanya orang-orang yang dipilihNya.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: 'janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel'. Israel harus didahulukan, karena memang mereka bangsa terpilih, umat milik Allah. Mereka dilarang masuk ke kota Samaria, bukannya karena kedua suku ini saling berlawanan dan bertentangan (lih. Yoh 4), tetapi pertama-tama hendak menunjukkan, bahwa Allah benar-benar mencari orang-orang, umat yang dikasihi, yang tercerai-berai. Mereka diajak kembali kepada Bapa sang Empunya kehidupan. Tuhan Yesus amat posesif dalam keselamatan umatNya. 'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat', tegas Yesus kepada mereka. Para murid diminta mempersiapkan setiap orang untuk siap sedia menerima kehadiran sang al Masih. Menerima Yesus berarti menjadikan dan menikmati hidup sekarang ini seperti di dalam surga, sebagaimana diajarkan dalam doa Bapa Kami. Menikmati kehadiran KerajaanNya dalam bahasa nabi Hosea berarti menabur sesuai dengan keadilan, menuai menurut kasih setia, membuka tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kita dengan keadilan (10:12), sebab konkritisasi KerajaanNya adalah 'perihal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus' (Rom 14:17).

 

Oratio

Ya Yesus, sama seperti Engkau mengutus para rasulMu, kami percaya kamipun Kau utus untuk memberitakan kerajaanMu pada setiap orang. Dan Engkau telah melengkapi kami dengan kuasaMu, beri kami hati yang teguh, bahwa Engkau selalu hadir mendampingi dan menguatkan kami.

Santo Benediktus, doakanlah kami selalu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'inilah nama kedua belas rasul: Simon Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot'.

Kedua, 'janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel'. Kitalah sisa-sisa Israel, yang selalu dicari-cari Tuhan.

Ketiga, 'beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'. Mendengarkan dan melaksanakan sabda dan kehendak Yesus berarti membiarkan diri tinggal dalam KerajaanNya yang kudus.

 

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Pesta Maria mengunjungi Elizabet