Rabu Pekan Biasa XV, 18 Juli 2018

Yes 10: 5-7 + Mzm 94 + Mat 11: 25-27



Lectio

Suatu hari berkatalah Yesus: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya'.


Meditatio

'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil', seru Yesus dalam doaNya. Tuhan Bapa sang Empunya kehidupan mempunyai pilihan. Segala yang baik dan indah sungguh-sungguh disampaikan kepada mereka yang mengandalkan Tuhan, yang merasa lemah dan tak berdaya, yang miskin dan kecil; dan bukan kepada mereka yang merasa diri tahu segalanya. Inilah yang disadari sungguh oleh Paulus, yang bangga akan kelemahannya, sebab memang ketika aku lemah aku kuat (2Kor 12: 10). Saat-saat seperti itulah, Paulus merasakan berkat dan penyertaanNya; dan sikap seperti Paulus itulah yang berkenan kepada Bapa.

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku', tegas Yesus. Sebab memang segala sesuatu tercipta oleh dan dalam Dia, dan Dialah Kristus yang menjadi tebusan bagi seluruh umat manusia. Namun 'tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak, dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya'.  Anak Manusialah yang menentukan seseorang boleh mengenal Bapa, sebab memang, seperti dikatakanNya sendiri, tidak ada orang sampai kepada Bapa, kalau tidak melalui Dia. Dialah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Yesus sangat menikmati tugas perutusan yang diberikan Bapa kepadaNya. Aku hanya melakukan segala pekerjaan yang dikehendaki Bapa, yang mengutus Aku; dan segala yang Kudengar dari Bapa, telah Kusampaikan kepada kamu, karena memang kamu semua adalah sahabat-sahabatKu.

Tentunya kita harus berani merasakan, bahwa kita semua adalah kaum kecil yang selalu mendapatkan perhatian daripadaNya. Segala kehendak Tuhan selalu disampaikanNya kepada kita, bahkan misteri Allah yang tersembunyi itu terus disampaikanNya kepada kita. Kita syukuri segala karunia indah yang telah dilimpahkanNya kepada kita, bahkan tanpa penyertaanNya kita tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan baik. Kita ini bagaikan kapak, gergaji, gada atau tongkat, yang baru berguna bila ada yang memakainya, sebagaimana diserukan Tuhan Allah sendiri melalui nabi Yesaya: 'adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? Seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu!' (10: 15)

 

Oratio

Ya Yesus, pakailah kami sesuai kehendakMu dan mampukan kami agar dapat menjadi saluran berkatMu bagi orang-orang di sekitar kami. Karena tanpa Engkau kami ini bukan siapa-siapa, terima kasih ya Yesus atas kasihMu. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil'. Keberanian merundukkan diri di hadapanNya membuat kita semakin merasakan, bahwa kita ini orang-orang yang dikasihiNya.

Kedua, kita ini bagaikan kapak, gergaji, gada atau tongkat, yang baru memang berguna bila ada yang memakainya. 'Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? Seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu!'. Allah menggunakan kita sebagai saluran berkat.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018