Rabu Pekan Biasa XVII, 1 Agustus 2018

Yer 15: 16-21 + Mzm 59 + Mat 13: 44-46


Lectio

Pada suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.


Meditatio

'Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.

Kedua perumpamaan ini sama. Kerajaan Allah itu lebih indah dan berharga daripada segala sesuatu. Dialah memang harta kita yang tertinggi, kata santo Alfonsus Ligouri. Seseorang yang menemukannya segera berusaha mendapatkannya dan meninggalkan segala sesuatu yang dimilikinya. Mempunyai Kerajaan Allah berarti mendapatkan segala-galanya. Benarlah yang dikatakan Yesus sendiri, agar kita berani mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu, maka yang lain akan ditambahkanNya. Maria, saudari Lazarus adalah seseorang yang telah mendapatkannya, yang tidak akan diambil dari padanya. Maria telah memilikinya.

'Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan Aku akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau. Aku akan melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau dari genggaman orang-orang lalim' (Yer 15: 19-21). Inilah janji Tuhan bagi setiap orang yang mau kembali mendengarkan sabdaNya. Kembali berani mendengarkan sabda Tuhan tak ubahnya menemukan harta benda yang telah dimilikinya dan hilang.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur telah menemukan mutiara yang begitu berharga dalam hidup kami. Kiranya kami mampu menjaga dan memelihara mutiara tersebut, agar semakin indah dan menarik hati bagi setiap orang yang memandangnya. Engkaulah mutiara terindah, sumber kebahagiaan bagi kami yang memilikiMu.

Santo Alfonsus Ligouri, doakanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

'Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'. Kita telah memilikiNya, dan bahkan kita juga dimilikiNya. Bangga akan mutiara sebagai yang terbaik dalam hidup, menjadikannya milik pribadi dan abadi, 'tidak akan diambil dari padaku'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018