Kamis Pekan Biasa XXI, 30 Agustus 2018

1Kor 1: 1-9 + Mzm 145 + Mat 24: 42-51

 


Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi'.

 

Meditatio

'Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang'. Inilah permintaan Yesus, agar kita semua, para muridNya, selalu berani berjaga-jaga akan kedatangan Tuhan, yang sepertinya terjadi secara mendadak dan tiba-tiba. 'Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar', tambah Yesus. Adakah memang orang mau kehilangan harta benda yang dimilikinya? Demikian juga,  'hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga'. Adakah sesuatu yang hilang, atau sesuatu yang tidak mengenakkan, kalau Dia datang tanpa sepengetahuan kita, dan memang kita tidak menaruh perhatian akan kedatanganNya?

'Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi'.

Dari keterangan perumpamaan ini, bahwasannya orang yang berjaga-jaga akan kedatanganNya itu, akan mendapatkan perhatian dan kasih, dan upah yang melimpah dari Tuhan sendiri. Sebaliknya orang yang tidak berjaga-jaga akan mendapatkan hukuman yang pahit dan tidak mengenakkan. Mengapa? Karena dia pun sempat melakukan aneka kegiatan yang merugikan dan meniadakan sesamanya. Tidak ada yang ditunggu, tidak ada yang diharapkan, dan bahkan tidak ada yang ditakuti atau disegani, dia bertindak semena-mena terhadap sesamanya. Orang yang tidak mempunyai harapan akan Tuhan Allah sepertinya seringkali bertindak semena-mena terhadap sesamanya.

Injil hari ini mengajak kita untuk selalu berjaga akan kedatanganNya yang kedua yang tentunya membawa sukacita itu. Kesetiaan dalam berjaga membuat kita 'menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, dalam… menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus' (1Kor 1:6-8), tegas santo Paulus. Paulus telah memberi kesaksian seperti itu kepada kita; masakah kita tidak percaya?

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, berilah kami kesetiaan untuk senantiasa berjaga-jaga dalam menantikan kedatanganMu. Agar apabila saatnya tiba, kami telah siap menyambut Engkau dan menikmati sukacita bersamaMu. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang'. Setiap orang hendaknya selalu siap akan kehadiran Tuhan, dan orang yang merasakan selalu kehadiranNya, akan selalu melakukan kebaikan terhadap sesamanya.

Kedua, orang yang selalu berjaga membuat dirinya, pertama 'kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan', dan kedua menjadikan dirinya 'tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018