Kamis Pekan Biasa XXV, 27 September 2018

Pengk 1: 2-11 + Mzm 90 + Luk 9: 7-9

 

 

Lectio

Ketika Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan ia pun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.  Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.  Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.

 

Meditatio

Ketika Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan ia pun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.  Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.  Herodes merasa gelisah tentunya, karena dia telah membunuh Yohanes Pembaptis, ketika terjadi pesta ulang tahun, di mana anaknya begitu menarik hatinya dan dia berjanji untuk memberi segala yang diinginkan anaknya perempuan itu. Dosa menimbulkan rasa kegelisahan yang mendalam dalam diri setiap orang. Herodes sepertinya takut mendapatkan balas dendam dari Yohanes yang diperkirakan hidup kembali itu. Demikian juga nyala kemarahan Elia yang membakar dan meluluh-lantakkan segala sesuatu. Herodes takut dan gelisah, karena bisa saja para nabi itu datang akan membalas kepada dirinya atas kematian Yohanes Pembaptis yang telah dilakukannya.

'Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?', seru Herodes. Mungkinkah dia hidup kembali? Dia, yang seperti Yohanes Pembaptis ini, malah lebih hebat dan mengagumkan.  Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. Apa yang terlintas dalam benak kita dengan keinginan Herodes? Adakah terbersit bahwa keinginan Herodes ini sama dengan keinginan Zakheus yang ingin melihat rupa Yesus? Mengapa Herodes tidak mengerahkan saja para prajuritnya untuk menangkap Yesus? Mengapa dia menunggu kesempatan yang indah? Apakah memang dia benar-benar takut dengan sang Guru, Orang Nazaret ini?  Apakah kegelisahan Herodes mengerucut pada keinginan yang jahat? Mungkinkah ada keinginan dalam diri Herodes bahwa dia juga hendak menyingkirkan sang Guru?

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, dampingi dan bantulah kami, agar di kala mengalami kecemasan tidak membuat mata hati kami buta dan melakukan tindakan yang merugikan sesame, tetapi ajari kami agar berani datang dan mohon belas kasihMu, sebab Engkaulah Penyelamat kami. Amin

 

Contemplatio

Pertama, ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.  Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Semoga kita berusaha mengenal Yesus dengan sebaik mungkin, dan tidak ikut-ikutan.

Kedua, 'ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus'. Ingin mendapatkan apa, kalau kita berjumpa dengan Yesus?

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis