Pesta Santo Mikael, Rafael dan Gabriel, 29 September 2018

Dan 7: 9-14 + Mzm 138 + Yoh 1: 47-51

 

 

Lectio

Pada waktu itu berkatalah Filipus kepada Natanael: "Mari dan lihatlah!".  Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"  Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."  Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"  Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."  Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

 

Meditatio

'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia'.  Itulah penegasan Yesus kepada Natanael. Sebuah anugerah yang indah dan luar biasa: boleh melihat para malaikat Allah. Kapan para malaikat itu akan dilihat dan dipandang oleh Natanael memang tidaklah disebutkan, tetapi itulah janji yang amat membahagiakan.

Lalu bagaimana dengan pesta ketiga malaikat kudus hari ini? Dengan Mikhael, kita diajak untuk berani bersikap seperti Allah, yang selalu mengenyahkan kuasa kegelapan, yang mengganggu umat manusia (bdk. Why 12).  Gabriel, bersamanya kita diingatkan mengenang keperkasaan Allah yang mengatasi segala, dan padaNyalah segala terjadi (bdk. Luk 1). Rafael mengingatkan kita pada Allah yang selalu memberikan yang terbaik bagi umatNya (bdk. Pengalaman Tobit). Namun semuanya kembali mengingatkan akan kebesaran Allah di hadapan seluruh ciptaanNya. Dan kiranya semuanya tetap mengingatkan kita, bahwasannya para malaikat Allah, bukanlah pilihan utama dari Tuhan Allah. Yang menjadi pilihan utama Allah, Bapa yang kudus, adalah kita, seluruh umatNya yang kudus. Bapa di surga tidak memilih para malaikat menjadi anak-anakNya, melainkan kita semua. Yesus sendiri tidak memilih para malaikat menjadi orang-orang hebat, melainkan kita semua malah diangkat menjadi saudara dan saudariNya. Namun tak dapat disangkal, para malaikat menjadi tanda kehadiran Allah yang menjaga dan melindungi.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur atas anugerahMu yang senantiasa menyertai, menuntun dan melindungi setiap langkah hidup kami. Kiranya kami semakin teguh dalam iman kepadaMu.

Santo Mikael, Gabriel dan Rafael, doakanlah kami. Amin

 

Contemplatio

'Sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia'. Betapa bahagianya kalau semuanya itu dikatakan juga kepada kita.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis