Senin Pekan Biasa XXV, 24 September 2018

Ams 3: 27-34 + Mzm 15 + Luk 8: 16-18


 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya'.

 

Meditatio

'Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya', tegas Yesus. Memang itulah kegunaan pelita. Pelita adalah alat penerangan, dan bukan yang lain. Demikianlah, 'tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan'. Semuan misteri dan rahasia Allah akan dinyatakan kepada seluruh umatNya. Segala kemauan dan program penyelamatan akan disampaikan kepada semua orang, walau pun memang 'rancangan-Ku bukanlah rancanganmu' (Yes 55 8). Kalau pun tetap ada pemakaian aneka perumpamaan hanya sekedar mempermudah kita, para murid, agar mudah memahaminya.

'Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar', tambah Yesus. Apakah seperti tanah yang berbatu-batu atau yang penuh semak berduri? 'Siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya'. Keberanian seseorang menjadi tanah yang subur menerima taburan benih akan semakin mendapatkan banyak hal yang indah, sehingga hidupnya berkelimpahan.

'Janganlah menahan diri berbuat baik kepada mereka yang berhak menerimanya, padahal kamu mampu melakukannya' kata Amsal. Kamu adalah pelita, maka bercahayalah selalu.

Orang yang selalu mendengarkan sabdaNya, bagaikan tanah subur, Tuhan akan selalu bergaul dengannya, dan tempat kediamannya akan selalu diberkati, dan selalu menikmati kasihNya (Ams 3: 27-34). Inilah penegasan penulis Amsal kepada kita.

 

Oratio

Ya Yesus, bantulah kami agar tidak menjadi penghalang, tetapi justru membuka jalan bagi setiap orang yang ingin menjumpaiMu. Buatlah kami juga menjadi pendengar-pendeengar sabdaMu yang baik dan benar. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan'. Allah akan menyampaikan seluruh kehendakNya kepada kita umatNya. Dia tidak akan menyembunyikan segala kehendakNya.

Kedua, 'siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya'. Keberanian orang mendengarkan sabda akan mendatangkan rahmat dan berkat.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis