Jumat Pekan Biasa XXVI, 5 Oktober 2018

Ayb 38: 12-21 + Mzm 139 + Luk 10: 13-16

 

 

Lectio

Pada waktu itu bersabdalah Tuhan Yesus: "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."

 

Meditatio

Pada waktu itu bersabdalah Tuhan Yesus: pertama, 'celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!'. Kenapa Khorazim dan Betzaida mendapatkan teguran keras, bahkan kecaman? 'Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung'. Tidaklah demikian dengan Khorazim dan Betzaida. Sejauhmana mereka ini tidak mau bertobat dan berkabung dengan aneka mukijizat yan telah disampaikan Tuhan kepada mereka? Mengapa mereka menjadi orang-orang yang tidak tahu berterima kasih? 'Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu'. Inilah resiko orang-orang yag tidak mau bertobat. Mereka banyak menerima, tetapi tidak mau mengikuti kemauan Tuhan, sang Empunya kehidupan. Pertobatan sejati adalah sikap yang selalu mengamini kemauan dan kehendak Tuhan Allah sendiri.

'Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!'. Kapernauam mengalami hal sama, karena memang seringkali Yesus mengadakan aneka mukjizat di kota itu, tetapi sedikitpun mereka tidak mau bertobat.

Kedua, 'barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku'. Siapakah kamu yang dimaksudkan di sini? Tentunya para murid yang diutusNya kemarin. 'Dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku'. Kita pun harus berani mengatakan, bahwasannya penolakan terhadap sesama, terlebih mereka yang selalu menyampaikan kabar sukacita, juga penolakan terhadap Tuhan sendiri.

 

Oratio

Ya Yesus Tuhan, banyak rejeki dan perhatianMu, yang kami alami. Namun jiwa kami yang egois dan tidak tahu terima kasih inilah yang sering malahan menjauhkan kami daripadaMu. Ingatkan kami, ya Yesus, untuk selalu berani bersyukur kepadaMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!'. Hendaknya ucapan ini tidak disampaikan Yesus kepada kita. Mari kita selalu berani berterima kasih dan bersyukur kepadaNya.

Kedua, 'barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku'. Kita dengarkan sabda dan kehendak Tuhan yang disampaikan orang-orang yang ada di sekitar kita.






Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018