Rabu Pekan Biasa XXIX, 24 Oktober 2018

Ef 3: 2-12 + Mzm + Luk 12: 39-48

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.  Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."  Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"  Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?  Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.  Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.  Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.  Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

 

Meditatio

'Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.  Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan', tegas Yesus kepada para muridNya. Kenapa Anak Manusia datang pada waktu yang tidak disangka-sangka? Bukankah dengan diketahui kedatanganNya, setiap orang akan semakin mempersiapkan diri dengan baik? Bagaimana kalau kita tidak sendiri tidak kedapatan waktu akan kedatangan yang memang sudah diberitahukanNya itu. Saya ingin kedatanganNya itu pada waktu saya masih dalam perziarahan ini, sehingga saya dapat menikmatiNya dengan penuh syukur.

'Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?', sela Petrus terhadap Yesus. Mengapa Petrus berkata demikian? Apakah dia merasa kedatangan sang Anak Manusia hanya untuk mereka sendiri, para murid yang dipilihNya? Jawab Tuhan: 'siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?  Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang'. Seorang hamba yang selalu melaksanakan tugasnya dengan setia akan mendapatkan perhatian dari tuannya. Suatu penghiburan tersendiri bagi seorang tuan, bila para hambanya bekerja dengan baik.  'Aku berkata kepadamu', tambah Yesus, 'sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya'. Orang yang dipercayai akan mendapatkan perhatian lebih dari tuannya.  'Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia'. Orang-orang yang tidak melakukan tugasnya dengan baik, yakni mereka yang tidak bertanggungjawab akan mendapatkan hukuman, yang sama beratnya dengan yang tidak setia.  

'Seorang hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan'. Dia memang harus dihukum, karena tidak bertanggungjawab. Sebaliknya, 'barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan'. Pengetahuan seseorang membuat orang semakin besar tanggungjawabnya.  'Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'.

'Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu, dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu' (Ef 3: 9). Paulus sebagai seseorang yang banyak menerima, dia pun akhirnya berani banyak memberi sebagai pertanggunganjawab hidupnya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kiranya kamipun diajar untuk semakin taat dan setia serta mengarahkan hidup kami kepadaMu, mampu mensyukuri setiap rahmat yang Kau limpahkan kepada kami dan berani membagikannya bagi mereka yang membutuhkan kami demi kemuliaan namaMu. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.  Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan'.  Kehadiran anak Manusia meminta kita menjadi orang-orang yang siap memepertanggungjawabkan segala yang telah diberikan Tuhan kepada kita.

Kedua, 'setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'. Itulah misteri penyalamatan. Anugerah Tuhan mengandaikan kita menjadi orang-orang yang bertanggungjawab dan tahu berterimakasih.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Pesta Maria mengunjungi Elizabet