Sabtu Pekan Biasa XXVII, 13 Oktober 2018


Gal 3: 22-29 + Mzm 105 + Luk 11: 27-28

 

 

Lectio

Suatu hari ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepadaNya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

 

Meditatio

Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepadaNya: 'berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau'.  Mengapa wanita itu tiba-tiba berseru seperti itu? Para ibu tentunya merasakan suatu kebahagiaan tersendiri, ketika sanggup memberikan kehidupan bagi sang buah hati. Lalu sekali lagi apa maksud wanita tersebut? Berbahagialah memang Maria sang ibu mempunyai Anak sehebat ini, walau harus menerima sebilah pedang yang menusuk jiwanya. Banyak orang bangga akan kehebatan dan keberhasilan anak-anaknya; bahkan secara sengaja berusaha keras, agar anaknya mempunyai jenjang prestasi tinggi. Anak-anak dipaksa mendapatkan pelbagai kursus ini dan itu, tetapi sebaliknya pergaulan mereka amat terbatas. Tidak ada lagi menikmati kesempatan kasih keluarga, dan kasih karunia Tuhan sendiri. Orangtua bermaksud baik, tetapi mematikan keindahan seorang manusia, yang terlahir sebagai ciptaan Tuhan.

'Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya', tegas Yesus. Yang berbahagia, bukan mereka yang satu marga atau satu bangsa dengan Yesus, melainkan mereka yang melakukan sabda Tuhan. Merekalah orang-orang yang akan masuk Kerajaan Surga. Orang yang mendengarkan sabda dan memeliharanya itu selalu membiarkan dirinya dibimbing oleh Roh Kudus, dan sekaligus sebagai pelaksana-sabda dan bukan hanya pendengar. Mereka pun telah menjadi anak-anak Allah, karena iman kepada Kristus, di baptis di dalam Dia (Gal 3: 26-27).

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, bantulah kami agar semakin berani mendengarkan sabdaMu dan belajar menaatiNya.  Dengan demikian kamipun pantas disebut yang berbahagia, putera-puteri Bapa di surga, karena telah menuruti perintahMu dan memeliharanya dalam sikap hidup kami. Terima kasih ya Yesus. Amin

 

Contemplatio

'Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya'. Mereka ini adalah orang-orang pelaksana sabda, dan bukan hanya pendengar sabda.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis