Selasa Pekan Biasa XXIX, 22 Oktober 2018

Ef 2: 1-10 + Mzm 85 + Luk 12: 35-38

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.  Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.  Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.  Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka'.

 

Meditatio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala'. Sebuah penyataan agar para murid, kita semua dalam keadaan siaga selalu, tidak lengah dan merasa kosong, tetapi selalu dalam keadaan stand by.  Berikat pinggang dan membawa pelita memang adalah penampilan konkrit seorang hamba yang setia menunggu kedatangan tuannya. Hendaknya kita selalu berjaga, bagaikan 'seorang hamba yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya'. Hamba yang berjaga selalu menyenangkan hati sang tuannya.  'Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang', tegas Yesus, 'ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka'. Bukan hamba yang melayani tuannya, malah tuannya akan melayani mereka; semuanya terjadi sebagai rasa terima kasih atas kebaikan yang mereka kerjakan.  

Kita harus selalu berjaga. Bukankah kita sudah sewarga dengan Kristus (Ef 2). Orang yang merasakan dirinya adalah milik Kristus, akan selalu berjaga bersamaNya. Berjaga bersama Kristus, tidak lain dan tidak bukan, adalah selalu berkomunikasi denganNya. Sebab Dia tidak lagi di sana, melainkan ada bersama kita.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, bantulah kami agar siap selalu dalam melayani Engkau dan kedapatan setia ketika menantikan kedatanganMu. Ya Roh Kudus, dampingilah selalu agar pelita iman kami senantiasa menyala. Semangatilah kami juga dalam bekerja, agar kami dapat mengembangkan diri kami sebagaimana yang Engkau harapkan.  Amin

 

Contemplatio

'Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala'. Hendaknya kita selalu berkomunikasi denganNya, minimal selalu menaruh perhatian kepadaNya.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Pesta Maria mengunjungi Elizabet