Minggu Pekan Biasa XXXIII, 18 November 2015

Dan 12: 1-3 + Ibr 10: 11-14 + Mrk 13: 21-32

 

 

Lectio

Pada suatu hari Yesus berkata: 'pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.  Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.  Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.  Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.  Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.  Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja'.

 

Meditatio

Pada suatu hari Yesus berkata: 'pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang'. Sebuah gambaran yang diberikan Yesus tentang apa yang akan terjadi kelak. Gaya bahasa apokaliptis, yakni penggunaan lambang dan simbol tentang akhir jaman, yang sering dipakai dalam kitab Wahyu dan Danie. Kenapa Yesus memakai bahasa apokaliptis? Pada saat itulah, 'orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya'. Masih sempatkan anak-anak manusia melihatNya? Dia menampakkan keagungan dan kuasa, karena Dialah sang Empunya kehidupan.  

'Pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit'. Seluruh umat pilihan dikumpulkanNya dari segala penjuru dunia. Siapakah orang-orang yang dipilihNya itu? Tidak tahu. Mereka adalah orang-orang yangdikasihiNya, walau memang 'banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih' (Mat 22: 14). Apakah mereka adalah orang-orang yang namanya tersurat dalam kitab kehidupan? (Dan 12: 1) Adakan kemungkinan kita masuk kaum pilihanNya? Bukankah kita adalah orang-orang yang telah dikuduskan dan disempurnakan oleh kurban Kristus sendiri?  (bab 10: 14)

'Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.  Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu'. Apakah penyataan Yesus ini tidak berlawanan dengan yang pernah disampaikan, bahwa kehadiranNya tanpa disertai dengan tanda-tanda lahiriah? (Luk 17) Apakah kehancuran alam semesta menjadi tanda-tanda datangNya Anak Manusia?  'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi'. Siapakah yang dimaksudkan dengan angkatan ini?  Ternyata bukan mereka orang-orang jaman itu. Kitalah yang dimaksudkanNya. Bukankah kita orang-orang yang mendengarkanNya?

Matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Semuanya akan tetap terjadi. Semuanya akan berlalu dan lenyap.  'Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu'. SabdaNya tidak akan berlalu, karena memang sabda Tuhan adalah kehendak Tuhan Allah sendiri. Segala yang dikehendaki itulah yang disabdakanNya. Barangsiapa yang mengamini sabdaNya tentunya tidak akan berlalu juga. Namun kapan semuanya itu akan terjadi? 'Hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja'. Anak Manusia datang hanya untuk melakukan kehendak Bapa di surga yang mengutusNya. Anak adalah Anak, dan Bapa adalah Bapa. Anak dan Bapa itu berbeda, walau Anak ada dalam Bapa, dan Bapa ada dalam Anak.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, sabdaMu adalah kekal, kiranya kami berani mengamini sabdaMu dan melakukannya, agar kami senantiasa siap dalam menantikan kedatanganMu dan menikmati hidup kekal bersamaMu kelak. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya'. Anak Manusia adalah Allah yang menjadi Manusia. Dialah sang Empunya segala sesuatu.

Kedua, 'langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu'. Dialah awal dan akhir. SabdaNya pun abadi. Mereka yang dikuasai sabdaNya akan abadi pula.

Ketiga, 'hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja'. Betapa misteriNya Allah itu.






Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis