Selasa Pekan Biasa XXXII, 13 November 2018

Tit 2: 1-8 + Mzm 37 + Luk 17: 7-10

 

 

Lectio

Pada suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!  Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.  Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?  Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan'.

 

Meditatio

'Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: mari segera makan!  Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.  Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?', kata Yesus kepada para muridNya. Seorang hamba memang amat jarang menerima ucapan terima kasih dari sang tuannya. Seorang hamba harus taat dan setia melakukan segala tugasnya.  Bukankah memang tidak ada kewajiban sang tuan mengucapkan terima kasih? Namun seorang majikan wajib memperhatikan kesejahteraan para hambanya. Adalah suatu kebajikan, bila seorang tuan mengucapkan terima kasih kepada para hambanya, dan tentunya semuanya ini semakin meneguhkan mereka.   

'Demikian jugalah kamu', tegas Yesus kepada mereka semua, 'apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan'. Di sinilah kerendahanhati hendaknya ditampakkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita memang diminta untuk berani berbagi dan berbagi. Bagi kita pun, yang sudah berusia, tetap diminta untuk memperhatikan mereka yang masih muda, dan menjadi teladan bagi mereka (Tit 2). Yesus meminta dan meminta kita untuk menjadi sesame bagi orang lain, menjadi hamba bagi sesame. Yesus meminta, malah sepertinya kita dimintaNya guna menguji dan mendapati kita layak bagi diri-Nya (Keb 4).

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami melakukan segala sesuatu dengan tulus ikhlas, terlebih memang kalau uluran tangan dan peran serta kami amat diharapkan oleh orang-orang yang ada di sekitar kami. Semoga senyumanMulah yang menjadi peneguhan kami dalam setiap karya pelayanan kami. Amin.

 

Contemplatio

'Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan'. Kerendahan hati dalam hidup bersama.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis