Senin Pekan Biasa XXXIV, 26 November 2018

Why 14: 1-5 + Mzm 24 + Luk 21: 1-4

 

 

Lectio

Suatu hari di sela pengajaranNya, ketika Yesus mengangkat mukaNya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

 

Meditatio

Ketika Yesus mengangkat mukaNya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Rupanya saat itu Yesus berada sangat dekat dengan kotak persembahan, sehingga Yesus dapat melihat dengan jelas seberapa jumlah uang yang dimasukkan ke dalam kotak persembahan. Demikian juga ketika, Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.  Lalu Ia berkata: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu'. Itulah keyakinan Yesus. 'Mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya'. Yesus dapat mengetahui isi hati seseorang: apakah pemberian itu secara tulus atau tidak. Peser adalah jenis uang yang paling tipis dari semua uang logam. Suatu persembahan benar-benar bernilai, kalau diberikan dengan ikhlas dan disertai dengan pengorbanan Pemberian yang sejati berasal dari hati yang mengasihi.

Perempuan janda miskin ini sepertinya masih ingat akan orang lain. Dia sepertinya tahu, bahwa masih ada orang-orang lain yang lebih membutuhkan. Apakah dia ingat akan kata-kata Ayub: Tuhan yang memberi dan Tuhan yang mengambil; terpujilah Dia.

Si janda yang memberi dengan hati, tidak pernah takut kekurangan. Dia berani mengambil keputusan bagi dirinya. Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu (Dan 1: 8-9). Allah pun akan menorehkan tanda istimewa di dahi (Why 14) bagi orang-orang, yang telah berani memilih yang terbaik bagi hidupnya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami agar menjadi pribadi yang mau memberi dengan tulus hati, sebab memang banyak kali orang yang membutuhkan uluran tangan kasih kami. Semoga kami pun ingat, bahwa Engkau telah banyak memberi kami. Amin

 

Contemplatio

'Sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu'. Ibu satu ini ingin menjadi saluran berkat bagi sesamanya.

 






Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis