Kamis Pekan Adven I, 6 Desember 2018

Yes 26: 1-6 + Mzm 118 + Mat 7: 21-27

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda: 'bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya'.

 

Meditatio

Suatu hari Yesus bersabda: 'bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga'. Kemauan dan kehendak Tuhan memang harus didahulukan dalam mendapatkan keselamatan, dan bukannya kemampuan kita berkata-kata dan menyebut-nyebut namaNya. Semuanya itu kemauan kita untuk berkata-kata. Bukankah memang kita meminta keselamatan daripadaNya? Dan bukankah memang keselamatan hanya daripadaNya?

'Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya'. Sabda dan kehendak Tuhan itu meneguhkan dan menyelamatkan. Ketidakmauan melaksanakan kehendak Tuhan akan menjatuhkan seseorang dalam kebinasaan, karena memang dalam sabdaNya kita mengetahui yang benar dan menyelamatkan. Ketidakmauan kita akan rambu-rambu lalulintas memungkinkan kita mengalami kecelakaan.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkaulah Sumber keselamatan, maka ajarilah kami untuk mendahulukan Engkau dalam setiap langkah hidup kami mengejar keselamatan ini.

Yesus, perdengarkanlah suaraMu melalui telinga hati kami ini. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga'. KehendakNya memang yang menyelamatkan.

Kedua, 'setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu'. Sabda Tuhan membuat hidup semakin hidup.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis