Kamis Pekan Adven II, 13 Desember 2018

Yes 41: 13-20 + Mzm 145 + Mat 11: 11-15

 

 

Lectio

Pada waktu itu bersabdalah Yesus: 'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.  Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.  Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.  Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!'.

 

Meditatio

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis', tegas Yesus kepada orang-orang yang mendengarNya. Yohanes adalah orang yang terbesar di dunia ini. Apakah kalah kebesaran Musa dan Elia? Kalahkah Yeremia dan Yesaya? Kalahkah nabi Yunus atau Nuh? Atau bahkan kalahkah Abraham, Ishak atau Yakub? Mengapa Yohanes Pembaptis adalah orang yang terbesar? 'Namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya', tambah Yesus. Memang ada orang yang lebih besar dan lebih hebat daripada Yohanes di dunia ini, tetapi soal kesucian dan kehebatannya di hadapan Tuhan, tetaplah Yohanes.  Orang yang benar-benar melaksanakan kehendak Tuhan dan mempunyai nilai tertinggi di hadapanNya adalah Yohanes Pembaptis. Orang sehebat apapun di dunia, kurang nilainya bila tidak menjalankan sabda dan kehendak Tuhan.  

Apakah kita boleh mengatakan, bahwa dalam kehidupan sosial, nama Yohanes Pembaptis itu lebih terkenal daripada nama Yesus? Bukankah Yohanes sendiri pernah mengatakan: 'Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api?' (Yoh 3: 16-18). Yohanes berkata demikian, hanya hendak menegaskan dirinya bukanlah Mesias. Banyak orang datang kepada Yohanes untuk dibaptis.

'Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya'. Siapakah yang berusaha menyerongnya? Kaum Farisi dan para ahli Taurat? Herodes, Hanas atau Kayafas? Pilatus?   'Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes.  dan jika kamu mau menerimanya, ialah Elia yang akan datang itu'. Yohanes adalah Elia baru yang datang ke dunia. Lalu siapakah Yesus? 'Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?' (Yoh 1: 25). Yesus memang sempat membingunkan banyak orang. Yesus menyatakan siapakah diriNya hanya dalam karyaNya.

'Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!', tegas Yesus mengingatkan para muridNya.

Kekuatan Yesus yang menyatakan: 'Akulah yang menolong engkau, dan yang menebus engkau. Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru' (Yes 41: 14.16) tidaklah ditampakkan Yesus dengan kehadiranNya yang pertama; walau tak dapat disangkal, Dia akan datang dalam kuasa dan kemuliaanNya kelak di akhir jaman.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, di masa adven ini kiranya kami semakin tekun dalam merenungkan sabdaMu, agar kami semakin mengenal siapa sesungguhnya Engkau, Sang Penyelamat yang kami nanti-nantikan. Engkalau yang kuasa dan mulia, dan tidak ada yang lain. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis'. Yesus bangga terhadap Yohanes Pembaptis. Kehebatan seseorang terletak dalam dalam keselamatan.

Kedua, 'yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya'.  Keagungan seseorang di dunia tidak menjadi ukuran dalam Kerajaan Surga.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis