Pesta santo Fransiskus Xaverius, 3 Desember 2018

1Kor 9: 16-23 + Mzm 117 + Mrk 16: 15-20

 

 

Lectio

Pada waktu itu juga bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

 

Meditatio

'Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk', tegas Yesus kepada para muridNya. Injil harus diwartakan kepada segala makhluk, entah hidup atau mati, entah manusia, hewan atau pun tanam-tanaman. Kenapa kepada segala makhluk, bukan hanya kepada umat manusia yang mempunyai akal budi dan kehendak bebas? Bukankah yang mengharapkan keselamatan juga hanya kita manusia? Apakah karena memang Tuhan Allah mencintai segala ciptaanNya, maka semua perlu diselamatkan?  'Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum'.  Semua diselamatkan, tetapi dengan mengandaikan adanya kepercayaan, maka yang dimaksudkan dengan makhluk hidup sepertinya hanya umat manusia saja. Percaya dan dibaptis berarti menyatukan diri denganNya. Umat yang percaya kepada Tuhan adalah orang-orang yang menyatukan diri sebagai umat Allah dan menghendaki kedamaian dan keadilan bagi semua. Inilah tanda-tanda umat yang percaya, yakni mereka yang menghendaki keselamatan. Mereka yang tidak percaya tentunya tidak menginginkan keselamatan. Bukankah keselamatan hanya terjadi dalam Tuhan Allah.

'Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh'.  Hebat kali memang orang-orang yang percaya kepadaNya. Bagaimana dengan mereka yang percaya tetapi tidak mendapatkan karuniaNya? Kenapa Yesus menjajikan seperti itu? Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Yesus terangkat ke surga, karena memang Dialah Allah yang menjadikan manusia. Allah tinggal di tengah-tengah umatNya. Dia duduk di sebelah kanan Allah.g Allah dan Anak Manusia itu Satu.Dialah Tritunggal Allah yang mahakudus.

Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. Para murid pergi mewartakan sabda dan kehendak Tuhan. Banyak orang yang percaya kepada Tuhan Allah karena pewartaan mereka. Satu di antaranya adalah sang Fransiskus Xaverius. Dia pun getol ikut mewartakan sabda dan kehendak Tuhan.

Mengapa Fransiskus begitu getol mewartakan Injil? Tentunya karena Yesus Kristus amat mearik hatinya. Dialah satu-satunya sang Penyelamat. Fransiskus ingin berbagi dengan sesama. 'Jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. Dan inilah sukacitaku, bahwasannya aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil' (1Kor 9- 16-18). Kata-kata Paulus inilah yang sepertinya menjadi slogan hidupnya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami yang telah Kau selamatkan lewat pembaptisan, kiranya kami pun berani memberitakan InjilMu kepada setiap orang, agar semakin banyak lagi orang yang mengalami Engkau, dan diselamatkan.

Santo Fransiskus Xaverius, doakanlah kami, dan agar kami pun berani berbagi dengan sesame kami. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan'. Kami percaya, karena kami ingin selamat.

Kedua, 'celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil'. Semangat inilah kiranya menggelora dalam diri setiap orang yang percaya.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis