Rabu Pekan Adven II, 11 Desember 2018


Yes 40: 25-31 + Mzm 103 + Mat 11: 28-30

 

 

Lectio

Pada waktu tu bersabdalah Yesus: 'marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan'.

 

Meditatio

'Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat'. Siapakah yang dimaksudkan dengan mereka yang letih lesu dan berbeban berat? Apakah mereka itu adalah orang-orang miskin dan berkekurangan? Atau mereka yang membutuhkan bantuanNya, walau mereka selama ini kaya raya. Mereka yang merasa diri kuat dan tak membutuhkan orang lain, pasti tidak diperhatikanNya.  'Aku akan memberi kelegaan kepadamu'. Yesus memanggil mereka, karena ingin membantu dan menolong mereka. Yesus akan memberi kelegaan dan penghiburan. Kelegaan yang bagaimana yang dimaksudkanNya? Tentunya tidak seperti yang diberikan oleh dunia. Ada sesuatu yang indah dan mulia yang diberikanNya.

Dia memanggil dan memanggila, karena 'Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah?' (Yes 40: 29-31). Dengan ajakanNya, Yesus menjabarkan, menyatakan dan membuktikan, bahwa Allah itu benar-benar maharahim adaNya. Dia penuh kasih dan sayang.

'Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan'. Yesus tidak memberikan beban, yang tidak disentuhNya sendiri, sebagaimana banyak dilakukan oleh kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat, yang memang suka membebani seamanya yang tak berdaya. Yesus sendiri telah memanggul kuk kehidupan, dan Dia mengajak orang untuk menikmatinya. Belajarlah dari padaKu, karena memang Yesus sendiri telah melakukannya. Barangsiapa mau mengikuti Aku, tetapi tidak mau menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Aku, tidak layak menjadi muridKu. Yesus malah mau mengajarkannya bagaimana memikulnya. Yesus sendiri dengan jujur mengatakan Aku ini lemah lembut dan rendah hati. Barangsiapa berani memikul kuk yang diberikanNya, jiwa seseorang akan merasa tenang dan damai.  'Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan'. Kuk mana yang diberikan Yesus itu benar-benar enak dan ringan? Ringan, karena mendatangkan keselamatan.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, lewat sabdaMu ini Engkau mengajak kami untuk datang, tinggal dan belajar bersama Engkau, menikmati kasihMu itu, sehingga kami mendapatkan ketenangan dan kedamaian bagi jiwa kami.

Yesus, ajarilah kami menikmati kehidupan ini. Amin

 

Contemplatio

'Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan'. Yesus benar-benar menjanjikan.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis