Senin Pekan Khusus Adven, 24 Desember 2018

2Sam 7: 1-5 + Mzm 89 + Luk 1: 67-79



Lectio

Pada waktu itu juga Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:  "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,  Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,  seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus   untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,  untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,  yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,  supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,  dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.  Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,  untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,  oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,  untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."

 

Meditatio

 

'Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya', seru Zakharia yang melantunkan pujian kepada Tuhan Allah Israel.   'Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,  seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus   untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,  untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,  yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,  supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,  dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita'. Zakharia tidak berkata-kata tentang anaknya, melainkan tentang sebuah Tanduk keselamatan yang akan muncul di tengah-tengah umatNya. Dia datang dari keturunan Daud, hambaNya. Seperti dikatakan Maria, Zakharia juga menegaskan, bahwa segala sesuatu itu telah menjadi kehendak Allah sejak awal mula.

'Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan, untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya', sambung Zakharia. Dia baru berbicara tentang anaknya. Anaknya hanya akan mempersiapkan datangnya Tuhan. Zakharia tahu, bahwa anaknya bukanlah Dia yang akan datang. Anaknya hanya untuk mempersiapkan datangNya Dia yang dinanti-nantikan. Anaknya ditugaskan 'untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera'. Pewartaan Yohanes nanti adalah pewartaan dan pembaptisan tobat, yang mengkondisikan setiap orang untuk menerima kedatangan Sang Surya Pagi.

Tanpa adanya pertobatan hati memang Natal akan terasa kosong dan hampa, hanya sekedar pesta ramai-ramai dan tepuk tangan, dan tetap membiarkan Yesus lahir di palungan, dan bukannya di dalam keluarga dan hati kita. Natal mengingatkan kita agar kita berani memberikan tempat yang nyaman bagi Yesus dalam keluarga kita. Dia datang. Immanuel, maka kita berikan kesempatan tinggal di dalam hati kita.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kiranya di masa pertobatan ini kami sungguh-sungguh mempersiapkan diri, khususnya hati kami, dalam menyambut kedatanganMu dengan penuh syukur dan sukacita. Sebab telah datang bagi kami sang Immanuel, Penyelamat dunia. Amin

 

Contemplatio

'Anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan, untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis

Hari Raya Pentakosta