Jumat Paskah V, 24 Mei 2019

Kis 15: 22-31 + Mzm 57 + Yoh 15: 12-17

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.  Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.  Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.  Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain'.

 

Meditatio

'Inilah perintah-Ku', tegas Yesus kepada para muridNya, 'yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu'. Sebagaimana Yesus telah mengasihi kita, para muridNya, hendaknya kita saling mengasihi satu sama lain. Sekali lagi, 'inilah perintah-Ku kepadamu: kasihilah seorang akan yang lain'. Mengasihi sesama berarti bertindak seperti Tuhan sendiri bertindak kepada kita. Namun kasihNya itu bagaimana?  'Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya'. Inilah kasih Tuhan Yesus Kristus kepada semua umatNya. Kasih yang tidak mengada-ada. Kasih yang memberi hidup.

'Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu'. Relasi Yesus dengan para muridNya, bukan lagi sebagai guru dan murid, melainkan relasi antar sahabat. Bukan juga sebagai tuan dan hamba. 'Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku'. Kita sama dengan Yesus Kristus, karena segala misteri Allah disampaikan kepada kita.

Semuanya ini bisa terjadi dan dimungkinkan, karena Yesus Kristus. 'Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu'. Inilah kemuan Yesus. Namun begitu, Kristus meminta kita tidak egois, merasa diri nyaman dan diselamatkan. Sebaliknya, 'Aku telah menetapkan kamu, pertama supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu'. Inilah kebahagiaan. Yesus memberikan jaminan hidup. Kedua, 'supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap'. Kita diminta berani berbagi. Seorang murid Kristus harus berani menjadi sakramen keselamatan bagi sesama.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu, karena Engkau mengasihi kami. Engkau menjadikan diri kami seperti Engkau. Buatlah kami juga semakin menyadari untuk berbagi kepada sesama. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya'. Inilah kasih sejati.

Kedua, 'bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu'. Kita diselamatkan, karena kasihNya.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir