Rabu Paskah IV, 15 Mei 2019

Kis 12:24 – 13:5 + Mzm 67 + Yoh 12: 44-50

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.  Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.  Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.  Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

 

Meditatio

Ada beberapa hal yang disampaikan Yesus dalam pengajarannya hari ini. Pertama, 'barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku', tegas Yesus. Siapakah Dia? Bapa di surga. Mengapa bisa begitu? Karena memang Bapa ada dalam Anak, dan Anak ada dalam Bapa. Maka bersyukurlah orang-orang yang percaya kepada Yesus, karena seseorang tidak akan meraba-raba lagi: siapakah sosok Tuhan itu. Siapakah Dia? Memandang Yesus berarti memandang Tuhan Allah sang Empunya kehidupan. 

Kedua, 'Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan'. Dalam Dia seseorang akan melihat segala sesuatu dengan indahnya. Dia akan mampu mengenal dan mengetahui segala sesuatu dengan tepat dan benar. Tinggal dalam terang membuat seseorang terkondisikan selalu melakukan yang baik dan benar. Dia dalam terang. Dalam terang setiap orang dapat menikmati hidup dengan penuh sukacita. 

Ketiga, 'jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. Sabda yang mana? Semua sabdaNya tentunya.  Barangsiapa mau mengikuti Aku, dia harus berani memanggul salib, menyangkal diri dan mengikuti Aku. Tidak memanggul salib berarti tidak mengikuti Dia, dan tidak mendapatkan keselamatan daripadaNya. Itulah artinya Sabda menjadi hakim bagi hidup. Sebab sabda Kristus adalah Sabda Bapa. 'Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku', tegas Yesus.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, semoga rahmat berkatMu semakin kami nikmati. Engkau memanggil dan memanggil kami dengan belaskasihMu, maka teguhkanlah telinga hati kami untuk mendengarkan sabdaMu, dan melaksanakannya. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku'. Orang tidak akan bertanya-tanya lagi bagaimanakah mengenal Allah itu.

Kedua, 'barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. SabdaNya adalah keselamatan itu sendiri.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir