Hari Raya Santo Petrus dan Paulus, 29 Juni 2019

Kis 12: 1-9 + 2Tim 4: 17-18 + Mat 16: 16-19

 

 

Lectio

Suatu hari setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"  Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"  Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"  Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

 

Meditatio

'Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!'. Sebuah jawaban yang diberikan oleh Simon. Dia tidak mengikuti apa kata orang, baik Yohanes Pembaptis, Elia atau Yeremia. Entah bagaimana Simon dapat mengatakan hal itu. Itulah kata-kata Simon. Kata Yesus kepadanya: 'berbahagialah engkau Simon anak Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga'. Namun Yesus tahu dengan baik apa yang dikatakan oleh Simon, muridNya ini. semua terjadi hanya karena Bapa di surge. Sebuah peneguhan kembali, bahwa hanya kepada diriNyalah Dia berkenan, sebagaimana dinyatakan di saat pembaptisanNya.

'Aku pun berkata kepadamu: engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya'. Petrus itu berarti batu karang.  Di atas dan melalui iman kepercayaannya inilah Yesus akan mendirikan GerejaNya yang kudus. Mereka adalah orang-orang yang percaya kepada Mesias. Berkat iman kepercayaan itu, mereka adalah orang-orang yang diselamatkan. Alam maut benar-benar tidak akan menguasai mereka. 

'Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga'. Inilah kuasa yang diberikan Yesus kepada Simon Petrus. Namun bukanlah individu Simon, melainkan kepada Simon-simon lainnya yang menggantikannya sebagai gembala utama dalam hidup menggereja. GerejaNya yang terikat ruang waktu memerlukan kuasa yang menyatukan. Kuasa inilah yang satu, kudus, katolik dan apostolik.

'Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi' (Kis 12: 11). Inilah pengalaman pertamanya, bahwa Allah benar-benar menyertainya.

Namun demikian, Allah tidak berkarya sebatas pada orang-orang yang memegang pimpinan dan penggembalaan. Mereka yang membuka diri kepada kasihNya juga merasakan penyertaanNya. 'Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga'. Itulah sukacita Paulus berjuang dalam karya pewartaan Injil. 'Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya' (2Tim 4: 17-18).  

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kuasailah GerejaMu dengan terang Roh Kudus agar semakin menjadi tanda kehadiranMu yang menyelamatkan. Semoga semakin banyak orang terpanggil untuk untuk mewartakan sabdaMu yang menyelamatkan. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!'. Iman kepercayaan yang hidup.

Kedua, 'kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga'. Yesus begitu percaya kepada orang-orang yang mendengarkan sabdaNya.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010