Jumat Pekan Biasa XV, 19 Juli 2019

Kel 11:10 – 12:14 + Mzm 116 + Mat 12: 1-8

 

 

Lectio

Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat." Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam? Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah? Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah. Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

 

 Meditatio

Perikop ini menceritakan Yesus membenarkan dan membela para muridNya, yang kelaparan. Tentunya terlebih-lebih Dia sendiri sang Empunya kehiduapan.

Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Melihat itu, gelisah dan marahlah orang-orang Farisi, lalu berkatalah mereka kepada-Nya: 'lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat'. Bukankah di hari Sabat, semua orang harus memberi waktu untuk berdoa dan beristirahat? Namun sebaliknya, seberapa banyakkah yang mereka petik? Bisakah tindakan sesederhana itu disebut bekerja?

'Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam? Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?'. Ada pelanggaran yang harus dimaklumi. Ada kelonggaran dan dispensasi dalam setiap aturan hidup bersama. Makan pun seharusnya diperhitungkan sebagai pelanggaran di hari Sabat.

'Aku berkata kepadamu: di sini ada yang melebihi Bait Allah'. Yesus amat memahami segala yang dilakukan para imam di hari Sabat. 'Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah'. Belaskasih mengatasi hokum dan keadilan. 'Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat'. Kalua hanya berdasar hokum dan keadilan, Yeus tentunya tidak akan menyapa kaum berdosa dan para pemungut cukai.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami ini sering kaku dalam menjalankan hokum-hukum buatan manusia, dan mengabaikan belaskasih terhadap sesame. Bimbinglah kami dengan Roh KebijaksanaanMu agar kami mampu memilih dan melakukan yang terbaik. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah'. Belaskasih mengatasi hokum dan keadilan.

Kedua, 'Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat'. Dia sang Empunya kehidupan.


 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir