Minggu Biasa XVII, 28 Juli 2019

Kej 18: 20-33 + Kol 2: 12-14 + Luk 11: 1-13

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan." Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

 

 Meditatio

Yesus mengajarkan sebuah rumusan doa yang amat sederhana, yakni Bapa Kami: 

'Bapa, dikuduskanlah nama-Mu;

datanglah Kerajaan-Mu.

Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya

ampunilah kami akan dosa kami,

             sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami;

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan'.

Hanya Tuhan Bapa di surga yang patut kita sembah dan hormati. Dialah sang Empunya kehidupan. Pembiaran diri dikuasaiNya membuat hidup lebih indah dan menyenangkan. Itulah datangNya Kerajaan Allah. Makanan dan minuman dibuatNya terjamin, terlebih-lebih belaskasihNya yang menyelamatkan.

Modal dasar dalam berdoa adalah kepercayaan. Percaya bahwa Tuhan itu Mahakasih. 'Aku berkata kepadamu: mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!'. Bagaimana seseorang berdoa dan berdoa, bila memang tidak percaya kepada Dia yang berbelaskasih.

Langkah berikutnya adalah tiada henti-hentinya bermohon dan bermohon, bahkan sebagai orang yang tidak tahu malu dalam bermohon, sebagaimana dicontohkan dalam perumpamaan di atas, atau sebagaimana dicontohkan Abraham dalam menghadapi orang-orang Sodom dan Gomora. Hendaknya kita berani bermohon dan bermohon, bahkan 'Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya'.

 

 Oratio

Ya Yesus Kristus, semangatilah kami dalam berdoa, sebab kecenderungan kami bermalas-malasan dalam doa amatlah kuat. Semoga kami menjadi orang-orang yang setia dalam doa. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Aku berkata kepadamu: mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu'. Tuhan Bapa tidak pernah mendustai kita.

Kedua, 'Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya'. Biarlah RohNya menguasai kita.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir