Selasa Pekan Biasa XVI, 23 Juli 2019

Kel 14: 21-30 + Mzm 15 + Mat 12: 46-50

 

 

Lectio

Pada waktu itu ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia. Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau." Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?" Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

 

 Meditatio

Apakah Yesus mempunyai saudara dan saudari? Injil hari ini amat menarik.

Ketika Yesus sedang mengajar, tiba-tiba seseorang berseru: 'lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau'. IbuNya tentu kita ketahui. Siapakah saudara-saudari Yesus? Bukankah Dia Anak tunggal? Bukankah setelah Yesus ditemukan di bait Allah, Yusuf tidak muncul dan tidak diceritakan lagi. Siapakah yang dimaksudkan dengan saudara dan saudari Yesus? Apakah sanak kerabatNya? 'Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?'. Yesus malah mempersoalkan mereka.

'Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku', kata Yesus sambil menunjuk para murid yang mendengarkan pengajaranNya. Saudara dan saudari Yesus, bahkan ibuNya bukanlah mereka yang mempunyai ikatan kekerabatan dengan Anak Maria ini. Saudara dan saudari Yesus adalah mereka yang menikmati keselamatan abadi. Mereka yang melakukan sabda dan kehendak Bapa. Mereka semua yang telah diangkat menjadi putera-puteri Bapa di surga.  Semua manusia, laki-laki dan perempuan memang dicipta Tuhan sesuai dengan gambarNya, tetapi mereka sebagian menjadi putera-puteri Bapa di surga, dan sebagian lagi mendapatkan keselamatan, yakni mereka yang melakukan kehendak Bapa di surga. Mereka orang-orang yang masuk dalam Kerajaan Surga. Kemusnahan orang-orang Mesir yang mengejar Israel  (Kej 14) adalah konkritasi dari penyataan di atas.

 

 Oratio

Ya Yesus Kristus, mampukanlah kami untuk dapat melaksanakan kehendakMu dengan menerima sesama sebagai saudara dan saudari kami, terutama mereka yang tersisih dalam masyarakat. Amin

 

Contemplatio

'Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku'.  Apakah kita adalah saudara dan saudari Yesus yang menikmati Kerajaan Surga? 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010