Rabu Pekan Biasa XVIII, 7 Agustus 2019

Bil 13: 25-33 + Mzm 106 + Mat 15: 21-28

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus pergi ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak." Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

 

 Meditatio

Doa sejati adalah sebuah jeritan hati. Seseoranag berseru dan berseru karena peristiwa kehidupDoa sejati adalah sebuah jeritan hati. Seseorang berseru dan berseru karena peristiwa kehidupannya.

'Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita'. Adalah doa sejati seorang perempuan Kanaan, yang dalam peristiwa ini sepertinya kurang mendapatkan perhatian Yesus. Apakah kita pernah merasakan bahwa doa kita tidak diperhatikan Tuhan? Apakah kita merasakan, bahwa jeritan hati kita malah diperparah oleh aneka peristiwa kehidupan? Itulah yang dirasakan perempuan Kanaan. Dia semakin dipojokkan oleh Anak Manusia.

'Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya'. Kata-kata perjuangan yang penuh kesetiaan, dan ternyata mendatangkan rahmat dan berkat. 'Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki', dan seketika itu juga anaknya sembuh. Dia tidak bersungut-sungut, sebagaimana pengalaman Israel ketika hendak memasuki tanah Kanaan (Bil 14), seperti yang dikehendaki Tuhan Allah.

 

 Oratio

Ya Yesus Kristus, bantulah kami agar tekun dan setia dalam doa, sebab Engkau tahu memberi yang terbaik bagi kami. Amin

 

Contemplatio

Pertama, 'kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita'. Doa yang berasal dari jeritan hati.

Kedua, 'tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing'. Tuhan memang sering menantang orang dalam berdoa.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta