Selasa Pekan Biasa XIX, 13 Agustus 2019

Ul 31: 1-8 + Mzm + Mat 18: 1-5.10.12-14

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.

Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang."

 

 Meditatio

Yang kecil dan sedikit jumlahnya seringkali kurang mendapat perhatian, bahkan diabaikan dan disepelekan. Anak kecil pun sering disepelekan. 'Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini'. Apa yang engkau lakukan untuk saudaraKu yang hina ini, engkau telah melakukannya bagiKu. 'Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga'.

Perhatian terhadap yang kecil dimaksudkan juga perhatian terhadap mereka yang lemah dan berdosa. Itulah yang dilakukan Yesus dengan menyapa dan menyapa kaum pendosa dan para pemungut cukai. Yesus selalu mencari mereka. Tak ubahnya seorang yang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat. Jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Sapaan terhadap mereka itu adalah ajakan dan dekapan untuk kembali sebagai orang-orang yang menikmati kasihNya. Bapa yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.

'Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?'.

Bukan mereka yang mempunyai jabatan istimewa dalam kepengurusan Gereja. Bukan mereka orang-orang yang mempunyai gelar ataupun jabatan tinggi. Mereka yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Sebab memang merekalah orang-orang yang merundukkan diri di hadapan Tuhan dan sesama. Mereka mau menjadi hamba bagi sesamanya. Aku hamba yang tak berguna. Aku hanya melakukan segala yang diperintahkan kepadaku.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, berilah kerendahan untt mampu menyapa sesama kami, khususnya mereka kaum yang tersisih, agar merekapun mengalami kasihMu lewat sapaan dan perhatian kami. Amin

 

Contemplatio

Pertama, mereka yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Sebab mereka selalu merundukkan di di hadapan sesama, terlebih di hadapan Tuhan Allah.

Kedua, 'barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini'. Apa yang engkau lakukan untuk saudaraKu yang hina ini, engkau telah melakukan bagiKu.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010