Jumat Pekan Biasa XXV, 27 September 2019

Hag 2: 1-10 + Mzm 43 + Luk 9: 18-22

 

 

Lectio

Suatu hari ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?" Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit." Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah." Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."

 

Meditatio

Dia itu adalah Yohanes Pembaptis, Elia atau seorang nabi yang hidup kembali. Kata-kata itulah yang sampai juga ke telingah Herodes. Namun tidaklah demikian dengn Petrus: Engkalah Mesias. Dari mana dia dapat berkata-kata seperti itu? Apakah karena keakrabannya dengan sang Guru? Bapa di surge yang menyatakannya, komentar Matius.

Namun Yesus melarang mereka, para murid, menyampaikan kebenaran itu. Mengapa? Apakah Yesus kuatir akan terjadi perpecahan antar umat Isfrael kelak dengan proses penyalibanNya? Malah bisa-bisa proses penyaliban tidak akan terjadi, karena memang ada orang-orang yang mengenalNya? 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'. Bisakah hal itu dimentahkan, karena banyak orang yang melindungiNya? Itu pikiran iblis (Mat 16). Kehendak Allah akan pasti terjadi walau bertabrakan dengan kemauan kita manusia.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kehendak sulit kami mengerti dan kami pahami. Seringkali bukan mengaminiNya, malah mencari pembelaan diri. Ajarilah kami, ya Yesus, untuk semakin berani merenungkan kehendakMu yang menyelamatkan itu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, Engkaulah Mesias. Kata-kata inilah yang seharusnya keluar dari mulut kami ketika merasakah kasihMu.

Kedua, 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'. Inilah misteri penyelamatan Allah.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta