Kamis Pekan Biasa XXII, 12 September 2019

Kol 3: 12-17 + Mzm 150 + Luk 6: 27-38

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: 'kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai, akan dikenakan juga kepadamu'.

 

Meditatio

Ada banyak pesan Yesus kepada kita dalam Injil hari ini.

Pertama, 'kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka'. Kepada mereka yang membenci, kita diminta untuk berbuat sebagaimana yang kita ingini dari mereka. Kita harapkan mereka berbuat baik, maka kita harus berbuat baik kepada mereka. Kita diminta unutk mendahului berbuat kasih.

'Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Demikian juga jikalau kamu berbuat baik ataupun meminjamkan sesuatu kepada orang. Masakan kita orang yang beriman sama persis dan tidak berbeda dengan mereka? Dengan berani melakukan sesuatu, harus ada sesuatu yang kita banggakan. 'Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi'.

Iman kita kepada Tuhan menantang kita untuk bersikap dan bertindah seperti Bapa yang murahhati, yang 'baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat'.

Kita tidak hanya mengharapkan orang berbuat baik kepada kita, tetapi kita juga mengharapkan orang tidak melakukan kejahatankepada diri kita. Yesus menganjurkan: 'janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi; janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi'. Sebab tak jarang hokum keadilan saja yang berjalan ddalam pergaulan kita sehari-hari. 'Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Ukuran yang kamu pakai, akan dikenakan juga kepadamu'.

Surat Paulus kepada umat di Kolose (3: 12-17) juga berbicara yang sama dalam bahasa yang berbeda.

 

Contemplatio

Pertama, 'jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu?'. Segala sesuatu harus mempunyai makna.

Kedua, 'hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati'. Inilah inti beriman kepada Tuhan Allah.

Ketiga, 'ukuran yang kamu pakai, akan dikenakan juga kepadamu'. Inilah hokum keadilan dalam masyarakat.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir