Pesta Santa Teresia Kecil, 1 Oktober 2019


Yes 66: 10-14 + Mzm 131 + Mat 18: 1-5

 

 

Lectio

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."

 

Meditatio

Menarik pertanyaan para murid: 'siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?'. Mengapa mereka menanyakan yang terbesar dalam Kerajaan Surga? Mengapa tidak di antara mereka sendiri, yang masih berziarah di bumi ini? Atau malahan mereka sudah merasa di Kerajaan Surga, karena bersama Yesus?

'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga'. Yesus memberi persyaratan untuk dapat masuk surga. Pertama adanya pertobatan diri, yakni dengan hidup baru dan meninggalkan manusia lama. Kedua, menjadi seperti anak kecil, yang selalu meminta yang baru dari orangtuanya. Demikian tentunya setiap orang yang bersandar kepada Tuhan Allah.

'Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga'. Seorang anak selalu merunduk di hadapan orangtuanya, karena memang dia merasa tak berdaya dan selalu membutuhkan dekapan kasih orangtuanya. Demikian orang yang selalu mengandalkan Tuhan Allah akan menjadi terbesar dalam Kerajaan Surga.

'Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku', sebab segala yang kamu lakukan untuk saudaraKu yang hina ini, Engkau melakukannya bagiKu.

Teresia melakukan segala pekerjaan yang dipercayakan kepadanya, walau dia merasa amat lemah dan tak berdaya. Dia melakukan segala sesuatu dengan setia. Aku mencintainya, karena itulah memang panggilanku. Aku ini hamba yang tak berguna. Aku hanya melakukan segala pekerjaan yang dipercayakan kepadaku. Kerendahan hati Teresia membuat dia boleh menikmati kebahagiaan surgawi.

 

Oratio

Ya Yesus Tuhan, kami mudah sekali bermalas-malasan bila melaksanakn tugas. Kami mudah mengeluh, karena tugas-tugas yang dipercayakan kepada kami. Ajari kami untuk semakin mengerti, bahwasannya segala pekerjaan itu membuat kami memasuki jalan kecil, sebagaimana dihayati santa Teresia.

Santa Teresia, doakanlah kami. Amin

 

Contemplatio

'Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku'. Kristus Tuhan selalu hadir dalam diri sesama kita.

 





Oremus Inter Nos, mari kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010