Senin Pekan Biasa XXII, 9 September 2019

Kol 1: 24-30 + Mzm 62 + Luk 6: 6-11

 

 

Lectio

Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia. Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri. Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?" Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya. Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

 

Meditatio

          Bagi kaum Yahudi memang setiap orang harus beristirahat dan memberi waktu kepada Tuhan. Itulah hokum, yang bersifat ada dan tidak, hitam putih. Maka ketika Yesus menantang: 'Aku bertanya kepada kamu: manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya', sulitlah bagi mereka untuk mengambil keputusan. Belaskasih memang mengatasi hokum dan keadilan.

          Kenyataan hidup konkrit memerlukan kebijakan, dan itu perlu kita peroleh agar tidak terperangkap rigorisme hidup (hidup yang kaku). Kiranya kita mendekati Yesus sendiri, yang di dalam Dia tersembunyi segala harta hikmat dan kebijaksanaan.

 

Oratio

          Ya Yesus Kristus, hanya dengan kebijaksanaanMu, kami dapat menikmati hidup ini dengan penuh syukur. Hanya dengan kebijaksanaanMu, kami dapat memilih yang terbaik dalam hidup ini dan mendatangkan sukacita. Urapilah kami dengan terang Roh KebijaksanaanMu. Amin.

 

Contemplatio

'Aku bertanya kepada kamu: manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya'. Kita harus berani memilih yang terbaik.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Pesta Santo Stefanus Martir