Jumat Pekan Biasa XXVII, 11 Oktober 2019


Yl 1: 13-15 + Mzm 9 + Luk 11: 15-26

 

 

Lectio

Pada suatu kali beberapa orang yang mendengarkan Yesus berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan." Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan. Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."


Meditatio 

Setiap bentuk perkumpulan harus ada kesatuan dan persatuan. Jika tidak, akan terpecah dan bahkan hancur. Inilah dikatakan Yesus menanggapi tudihan beberapa orang bahwa diriNya mengusir kuasa kehelapan dengan kuasa kegelapan. Kuasa kegelapan tahu akan persatuan dan kesatuan. Tak jarang mereka malah lebih pandai dari anak+anak manusia. 'Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu'. Yesus bukan saja melawan mereka, malah memastikan bahwa mereka sering merangkul kuasa kegelapan dalam karya pekerjaannya. Penyataan ini kebalikan dari: kalau kamu yang jahat tahu memberi yang terbaik, apalagi Bapa di surga.

Yesus mengingatkan: 'jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu'. Yesus mengingatkan bahwa kehadiranNya adalah bukti nyata bahwa Kerajaan Allah sudah datang dan ada di tengah-tengah umatNya. Kehendak Allah menyelamatkan umat sungguh-sungguh dilaksanakan. Setiap orang diundang menikmatiNya. 'Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan'. Kebersamaan dengan Yesus membuat setiap orang dalam kuasa KerajaanNya dan terkondisi selalu dalam kekudusan, yang tidak dikuasai kuasa kegelapan yang berusaha kembali ke rumah yang telah ditinggalkan itu.


Oratio

Ya Tuhan Yesus, teguhkan kami dengan kesetiaanMu agar kami bertahan dalam berjaga, sehingga selalu bersamaMu yang menyelamatkan. Amin.


Contemplatio

Pertama, 'jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu'. Yesus menyatakan dan membuktikan kehadiran Allah.

Kedua, 'siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan'. Kebersamaan dengan Kristus menyelamatkan.






Oremus Inter Nos, mari kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta