Rabu Pekan Biasa XXIX, 23 Oktober 2019


Rom 6: 12-18 + Mzm 124 + Luk 12: 39-48



Lectio

Suatu hari berkatalah Yesus: 'ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?" Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."


Meditatio

Injil hari ini meminta kita semua untuk lebih bertanggungjawab atas tugas yang  telah dipercayakan kepada kita. 'Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'. Sungguh benar pernyataan Yesus ini. Yesus pun dalam Injil hari ini juga meminta, agar kita menggunakan segala kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada kita. Bukankah kecaman Yesus masih terngiang-ngiang di telinga kita?

Kita benar-benar diminta menggunakan segala kesempatan dan kemampuan yang telah diberikan Tuhan kepada kita, terlebih kalau kita ingat hari pertanggungjawaban kita yang  datang secara tiba-tiba. Bukankah Yesus mengingatkan kita, bahwa Dia datang bagaikan seorang pencuri di waktu malam? Apalagi kalau kita mengatakan diri sebagai anak-anak kebenaran, karena memang kita telah dibebaskan dari kuasa dosa (Rom 6: 17-18).


Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau mengajak kami untuk selalu berjaga-jaga guna mempertanggungjawabkan segala yang telah Engkau percayakan  kepada kami. Bantulah kami dengan terang kasihMu, agar kami selalu siap mempertanggungjawabkan segala yang telah Engkau berikan kepada kami. Amin.


Contemplatio

'Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'. Hendaknya kita menjadi orang yang selalu bertanggungjawab.





Oremus Inter Nos
Marilah kita saling mendoakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010