Rabu Pekan Biasa XXVII, 9 Oktober 2019

Yun 4: 1-10 + Mzm 86 + Luk 11: 1-4

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan." 


Meditatio

Menarik kali permintaan para murid kepada Yesus, yakni agar mereka diajari berdoa, sebagaimana Yohanes mengajari para muridNya. Mengapa selama ini Yesus tidak mengajari mereka berdoa? Yesus seringkali juga berdoa seorang diri dan tidak mengajak para muridNya. Berbicara dan mendengarkan Yesus Tuhan berarti suatu doa yang bermakna. Itulah kiranya Yesus tidak mengajar para muridNya berdoa, sebagaimana Yohanes yang hanyalah seorang nabi.

Inilah doa yang diajarkan Yesus kepada para muridNya. 'Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu'. Engkau Bapa kami, karena Engkaulah sang Empunya kehidupan, maka hanya kepadaMulah kami harus menyembah dan namaMu dimuliakan. Kami ingin Engkau selalu meraja dalam hidup, sebab hanya dalam kuasaMu, kami beroleh selamat. 'Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan'. Bantulah kami untuk mendapatkan rejeki. Bantulah kami juga agar mampu berbelaskasih kepada sesama kami, sebagaimana Engkau telah mengasihi kami. Jagalah kami selalu, agar kami kedapatan setia sampai akhir hidup.

Yesus mengajar mereka berdoa kepada Bapa, sebab Bapa di surga sang Empunya kehidupan. Dialah Bapa yang murah hati dan penuh belaskasihan. Layaklah kalau kita selalu bersyukur, bahkan di waktu mengalami hal yang paling dan tidak menyenangkan. Kita harus semakin menguatkan doa dan mohon pertolonganNya, dan bukan menggerutu seperti Yunus (4: 1-4).


0ratio

Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk rajin berdoa, dan membiarkan Allah sendiri meraja dalam diri kita. Sebab hanya dalam kasihNya kita menikmati berkat dan rahmatNya yang melimpah. Amin.


Contemplatio

Pertama,'Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu'. Engkau Bapa kami, karena Engkaulah sang Empunya kehidupan, maka hanya kepadaMulah kami harus menyembah dan namaMu dimuliakan. 

Kedua, 'berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan'. Hanya pada Tuhanlah kita mendapatkan rahmat dan berkat.






Oremus Inter Nos, mari kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010