Sabtu Pekan Biasa XXVI, 5 Oktober 2019

Bar 4: 5-12 + Mzm 69 + Luk 10: 17-24

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."

 

Meditatio

Ada tiga hal yang diserukan Yesus hari ini.

Pertama, para murid hendaknya selalu bersyukur kepada Tuhan, bila melakukan tugas yang dipercayakan, terlebih bila semua bisa dikerjakan berkat campur tangan Allah. 'Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga'. Banyaknya orang yang percaya kepada pewartaan mereka, meneguhkan mereka mampu mewartakan sabda kasih sebagaimana dikehendaki sang Guru.

Kedua, Yesus sendiri bersyukur kepada Tuhan Bapa di surga yang telah mempercayakan para murid mewartakan sabda dan kehendakNya. Orang-orang yang mau mendengarkan pewartaan para murid adalah mereka orang-orang sederhana dan kecil, yang memang merindukan pertolongan kasih Tuhan. Berkat kemauan mereka untuk mendengar, mereka menikmati penyataan Tuhan  yang mengungkapkan misteri penyelamatanNya, dan 'yang kepada mereka Anak itu berkenan menyatakannya'.

Ketiga, keberkenanan Tuhan Yesus menyatakan misteri penyelamtanNya itu terungkap nyata. Sebab 'banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Anugerah istimewa itulah yang dinikmati para muridNya, tidaklah demikian dengan para nabi dan raja jauh-jauh sebelum mereka.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami bersyukur kepadaMu, karena Engkau telah banyak memberi dan memberi kepada kami. Ajarilah agar kami pun rajin mengucap syukur kepadaMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga'. Hendaknya kita tidak berbangga atas keberhasilan diri, karena semuanya itu adalah penyertaan Allah.

Kedua, 'yang kepada mereka Anak itu berkenan menyatakannya'. Kitalah orang-orang yang menikmati penyelamatanNya.

Ketiga, 'banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Anugerah istimewa inilah yang kita nikmati juga.

 

 

 




Oremus Inter Nos, mari kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010