Sabtu Pekan BiasaXXVIII, 19 Oktober 2019

Rom 4: 13-18 + Mzm 105 + Luk 12: 8-12

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda: 'Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni. Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan'.

 

Meditatio

Ada tiga hal yang disampaikan Yesus dalam pengajaranNya hari ini. Pertama, 'Aku berkata kepadamu: setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah'. Apakah Anak Manusia pamrih? Sepertinya tidak. Sebab bukankah Yesus pernah mengatakan barangsiapa melakukan kehendak Bapa, dialah saudara dan saudariKu? Mengakui Yesus tidaklah cukup memang menunjukkan nama baptis atau ktp, atau hafal aneka perbendaharan iman katolik. Mengakui Yesus berarti melakukan segala sesuatu yang dilakukan Yesus, Putera Sulung kebangkitan. Mengakui Anak Manusia dengan sendirinya membuat namanya 'terdaftar di sorga' (10: 20).

Kedua, 'setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni'. Menghojat Roh Kudus berarti menyamakan diri dengan Roh Allah sendiri, menganggap diri Allah. Amat sombong tentunya dia; dan dia pasti akan bertindak semena-mena terhadap sesamanya. Dia akan mendua hati, karena merasa dirinya menjadi allah bagi dirinya sendiri. Dia pasti akan mengabaikan Allah, sang Empunya kehiduapan ini. Dia tak akan terampuni, karena dia tak mengakui Allah.

Ketiga, 'apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan'. Karena Yesus sendiri telah berjanji, bahwa Dia akan selalu hadir dalam RohNya, yang tidak terikat oleh ruang dan waktu. Membiarkan diri dibimbing oleh RohNya yang kudus berati membiarkan Dia, berkuasa berkata-kata dalam diriNya. Kemampuan kita disempurnakan oleh Roh Kudus. Pengalaman iman Abraham, sebagaimana diceritakan dalam bacaan pertama, membuat segala sesuatu terjadi dengan indahnya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami mempunyai kerendahan hati, agar kami jauh dari dosa kesombongann jiwa; malahan berani melakukan segala kehendakMu di depan semua orang. Jadikanlah kami saksi-saksi cinta kasihMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Aku berkata kepadamu: setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah'. Iman hendaknya tampak dalam aneka perbuatan.

Kedua, 'setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni'. Menghojat Roh Kudus berarti menyamakan diri dengan Allah.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Hari Raya Pentakosta

Selasa XXX, 26 Oktober 2010